Terkini Bisnis: Kuasa Hukum Suyanto Temui Satgas BLBI, Erick Thohir dan 7 BUMN

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Satgas BLBI menyita aset negara dari obligor dan debitur BLBI di Karawaci, Tangerang, Jumat, 27 Agustus 2021. Foto: Humas Kemenko Polhukam

    Satgas BLBI menyita aset negara dari obligor dan debitur BLBI di Karawaci, Tangerang, Jumat, 27 Agustus 2021. Foto: Humas Kemenko Polhukam

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terkini ekonomi dan bisnis sejak pagi hingga Jumat siang ini, 24 September 2021 dimulai dari kabar Suyanto Gondokusumo, mengirim kuasa hukumnya untuk menghadap Satgas BLBI.

    Adapula berita Erick Thohir bakal membubarkan tujuh perusahaan pelat merah pada tahun ini, salah satunya karena sudah lama tak beroperasi dan PT KAI mempercepat waktu tempuh kereta.

    Selain itu, kabar Garuda Indonesia mengangkut repatriasi 13 kura-kura jenis leher ular Rote dari Singapura ke Kupang dalam penerbangan ekstra kargo. Berikut empat berita terkini sepanjang siang ini yang menarik pembaca: 

    1. Ditagih Rp 904,4 M, Suyanto Gondokusumo Kirim Kuasa Hukum Temui Satgas BLBI

    Obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia, Suyanto Gondokusumo, mengirim kuasa hukumnya untuk menghadap Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia alias Satgas BLBI. Hari ini, Suyanto dipanggil oleh Satgas untuk membicarakan penyelesaian utang sebesar Rp 904,47 miliar.

    "Soal materi kan gini, ini kan ada panggilan melalui media. Klien kami Pak Suyanto dipanggil dalam rangka BLBI," ujar kuasa hukum Suyanto, Jamaslin James Purba, saat ditemui di Kompleks Kementerian Keuangan, Jumat, 24 September 2021.  

    James mengatakan kedatangannya di Kantor Kemenkeu hari ini menunjukkan itikad baik dari kliennya untuk menyelesaikan persoalan yang berlangsung lebih dari 20 tahun lalu itu. Ia pun hendak menanyakan mengenai hitung-hitungan total utang kliennya.

    "Kita pengen tahu hitungannya bagaimana dari angka yang dicantumkan asal usulnya dari mana. Kalau disebut tanggung jawb pemegang saham, Bank Dharmala itu pemegang sahamnya siapa saja? Kan bukan cuma Pak Suyanto," tutur James.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.