Perpanjangan PPnBM, Penjualan Mobil 2021 Diprediksi Tumbuh 38,6 Persen

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan proses pembuatan Isuzu Traga di Pabrik Izuzu, Karawang, Jawa Barat, Kamis 12 Desember 2019. Mobil ini diproduksi di Karawang, Jawa Barat, diekspor dengan konfigurasi sesuai permintaan negara tujuan.  TEMPO/Subekti.

    Pekerja menyelesaikan proses pembuatan Isuzu Traga di Pabrik Izuzu, Karawang, Jawa Barat, Kamis 12 Desember 2019. Mobil ini diproduksi di Karawang, Jawa Barat, diekspor dengan konfigurasi sesuai permintaan negara tujuan. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memperkirakan penjualan mobil pada 2021 akan tumbuh 38,6 persen menjadi 737.159 unit dibandingkan 2020 yang sebanyak 532.027 unit, menyusul perpanjangan diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM). 

    Kepala Ahli Ekonomi (Chief Economist) Bank Mandiri Andry Asmoro menyampaikan perpanjangan diskon PPnBM kendaraan bermotor menjadi katalis positif yang bisa mendorong penjualan mobil sampai akhir 2021.

    Namun, ia juga melihat masih ada faktor risiko terkait kemungkinan kembali melonjaknya kasus COVID-19 yang bisa terjadi kapan saja.

    "Selain itu, tantangan ke depan apakah consumer confidence (keyakinan konsumen) akan pulih relatif cepat, sehingga mendorong belanja rumah tangga terutama kelompok menengah atas," kata Andry, dalam kajiannya diterima di Jakarta, Rabu 22 September 2021.

    Pemerintah telah memperpanjang periode diskon PPnBM mobil hingga Desember 2021 dengan rincian 100 persen diskon PPnBM untuk kendaraan mobil berkapasitas mesin di bawah 1.500 cc, 50 persen untuk mobil 4x2 berkapasitas mesin 1.500-2.500 cc, dan 25 persen untuk mobil 4x4 berkapasitas mesin 1.500-2.500 cc.

    Para ekonom Bank Mandiri juga telah menghitung penjualan mobil penumpang yang mendapatkan diskon PPnBM pada periode Maret-Agustus 2021 tumbuh sebesar 210,9 persen. Sebagai perbandingan, mobil yang yang tidak mendapatkan diskon PPnBM hanya tumbuh sebesar 126,3 persen.

    Sementara itu, pada Agustus 2021, penjualan mobil sudah bertumbuh 25 persen secara bulanan (month to month/mom). Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil wholesale (penjualan dari pabrik ke dealer) pada Agustus 2021 tumbuh 25 persen (mom) dengan penjualan sebanyak 83.319 unit.

    Berdasarkan kategorinya pada Agustus ini, penjualan mobil penumpang tumbuh 24 persen (mom) dengan penjualan sebanyak 64.062 unit dan penjualan mobil niaga tumbuh 28,7 persen dengan penjualan sebanyak 19.257 unit.

    "Kami menduga peningkatan penjualan ini merupakan pent-up demand akibat penerapan PPKM di bulan Juli. Selain itu, kami melihat peningkatan penjualan ini sebagai kesempatan terakhir memanfaatkan diskon PPnBM kendaraan bermotor yang seharusnya berakhir pada Agustus 2021," kata Andry.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.