Ekonom: UMKM Butuh Insentif Fiskal untuk Naik Kelas

Aviliani. TEMPO/ Arnold Simanjuntak

TEMPO.CO, Jakarta - Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance Aviliani mengatakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM membutuhkan intensif fiskal. Hal tersebut guna mendorong masuk ke dalam produsen rantai pasok global.

“Insentif fiskal juga dibutuhkan di samping kredit untuk UMKM naik kelas,” kata Aviliani dalam Focus Group Discussion secara virtual pada Rabu, 22 September 2021.

Aviliani mengatakan perlu adanya pengembangan model bisnis UMKM. Terutama dengan peran kebijakan fiskal yang mendukung UMKM. Sebab, skala UMKM sangat kecil sehingga tidak dapat bersaing. “Akibatnya, mereka tidak dapat menjadi pemasok atau masuk ke rantai pasok global,” ujarnya.

Saat ini, subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat atau KUR adalah insentif yang paling banyak digunakan oleh para UMKM. Penyaluran KUR, kata Aviliani, seharusnya diutamakan untuk pelaku UMKM pada sektor pertanian dan industri. “Agar dapat masuk ke rantai nilai global, bukan ke UMKM perdagangan,” katanya.

Sebanyak 60 persen dari total UMKM yang berkontribusi hingga 60 persen terhadap produk domestik bruto atau PDB Indonesia bergerak di sektor perdagangan. Menurut Aviliani, dengan adanya 60 persen UMKM bergerak di sektor perdagangan tidak akan naik kelas, bahkan membanting harga sehingga margin keuntungan semakin kecil.

“Jadi mungkin dari sisi UMKM sendiri membutuhkan kebijakan dari fiskal,” ujarnya.

Dia mengkhawatirkan kredit macet UMKM. Sebab, adanya penyaluran kredit UMKM yang diwajibkan minimal 20 persen pada akhir Juni 2022 yang tertera oleh Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 23 Tahun 2021.

Aviliani mengatakan sejak 2015 sampai 2019 kredit rata-rata tumbuh 9 persen atau lebih besar dari pertumbuhan yang berkisar antara 7 sampai 10 persen. Sedangkan Tahun 2021 hingga 2024 diperkirakan kredit baru akan bertumbuh sekitar 3 sampai 5 persen karena permintaan masyarakat yang belum kembali normal.

“Kalau kita paksakan perbankan menyalurkan kredit sebesar itu, dapat memicu kredit macet, bahkan sekarang data menunjukkan kredit macet UMKM sekitar 4 persen,” katanya.

BACA: OJK Dukung Program Pembiayaan UMKM DigiKU

 






Sandiaga Optimistis KEK Morotai Mampu Bangkitkan Ekonomi: Target 4 Ribu Lapangan Kerja

22 jam lalu

Sandiaga Optimistis KEK Morotai Mampu Bangkitkan Ekonomi: Target 4 Ribu Lapangan Kerja

Sandiaga Uno optimistis keberadaan KEK Morotai mampu membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya.


Indikator Keberhasilan Proyek IKN: Penduduk 5 Juta Orang, Konsistensi Kebijakan, . . .

2 hari lalu

Indikator Keberhasilan Proyek IKN: Penduduk 5 Juta Orang, Konsistensi Kebijakan, . . .

Direktur Indonesia Development and Islamic Studies (Ideas) Yusuf Wibisono menilai proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara masih akan sulit menarik minat investor.


Teten Masduki: Baru 4,1 Persen UMKM yang Terhubung Rantai Pasok Global

3 hari lalu

Teten Masduki: Baru 4,1 Persen UMKM yang Terhubung Rantai Pasok Global

Teten Masduki mengatakan pihaknya dan beberapa Kementerian/Lembaga mendapat tugas Presiden Jokowi untuk mendorong UMKM naik kelas.


Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Peniris dan Penjernih Jelantah

3 hari lalu

Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Peniris dan Penjernih Jelantah

Alat buatan mahasiswa UGM tersebut mudah digunakan dan membantu UMKM yang memproduksi kerupuk untuk meningkatkan daya tahan serta kualitas kerupuk.


Sandiaga Uno Ajak UMKM Kuliner Naik kelas

3 hari lalu

Sandiaga Uno Ajak UMKM Kuliner Naik kelas

Sandiaga Uno mencontohkan pengalamannya menjadi pengusaha. Awalnya cuma 3 pegawai, 25 tahun kemudian sudah punya 30 ribu pegawai.


Belanja PLN Terserap Rp 8,4 Triliun untuk UMKM

4 hari lalu

Belanja PLN Terserap Rp 8,4 Triliun untuk UMKM

Sekitar 4.356 UMKM terlibat dalam rantai pasok PLN.


Ekonomi Dunia Tahun Depan Diprediksi 2,2 Persen, Asia Jadi Mesin Pertumbuhan

4 hari lalu

Ekonomi Dunia Tahun Depan Diprediksi 2,2 Persen, Asia Jadi Mesin Pertumbuhan

Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) memproyeksikan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) global turun.


Menkop UKM Teten Masduki Berharap Industri Media Sehat

4 hari lalu

Menkop UKM Teten Masduki Berharap Industri Media Sehat

Para anggota AMSI merupakan pelaku industri media yang 75 persen diantaranya termasuk dalam industri UKM.


Dukung UMKM, BRI Buka Akses ke Global Supply Chain di KTT G20

5 hari lalu

Dukung UMKM, BRI Buka Akses ke Global Supply Chain di KTT G20

Dukungan BRI terimplementasi melalui acara BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022 saat KTT G20 berlangsung.


Teten Pastikan BLT UMKM Tidak Cair Tahun ini: Tidak Ada Waktu Lagi

5 hari lalu

Teten Pastikan BLT UMKM Tidak Cair Tahun ini: Tidak Ada Waktu Lagi

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menuturkan pemerintah belum merencanakan pencairan BLT UMKM di tahun depan.