Sukuk Ritel SR015 Terjual Rp 27 Triliun, Investor Milenial Capai 36,62 Persen

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sukuk Ritel-008 (SR-008) menawarkan kupon sangat menarik, yaitu sebesar 8,30 persen.

    Sukuk Ritel-008 (SR-008) menawarkan kupon sangat menarik, yaitu sebesar 8,30 persen.

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat hasil penjualan Sukuk Ritel seri SR015 mencapai Rp 27 triliun dari 49.027 investor di seluruh provinsi di Indonesia.

    Keterangan resmi DJPPR Kemenkeu di Jakarta, Senin, 20 September 2021, menyatakan hasil penjualan SR015 yang memiliki kupon sebesar 5,1 persen ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah penerbitan SBN Ritel melalui platform e-SBN.

    Dari 49.027 investor, tercatat sebanyak 14.590 atau 29,76 persen di antaranya merupakan investor baru dengan volume pemesanan sebesar Rp 6,04 triliun.

    Jumlah investor pemula dengan nominal pembelian Rp 1 juta sebanyak 1.700 investor yang merupakan pencapaian terbanyak dibandingkan SR014 sejumlah 1.575 investor, SR013 1.629 investor dan SR012 933 investor.

    Untuk investor milenial tercatat sebanyak 17.953 orang atau 36,62 persen dari total investor dengan nominal pembelian sebesar Rp 5,51 triliun atau 17,95 persen dari total penjualan.

    Investor baru SR015 yang mencapai 14.590 orang, mayoritas juga berasal dari generasi milenial yaitu 6.428 investor atau 44,06 persen dari total investor baru.

    Untuk investor generasi Z, tercatat sebanyak 565 investor atau 1,15 persen dari total investor, dengan nominal sebesar Rp 250,72 miliar atau 0,93 persen dari total penjualan dengan rata-rata pembelian sebesar Rp 443,75 juta.

    Rata-rata pemesanan SR015 ini adalah sebesar Rp 550,73 juta atau lebih tinggi dari SR014 yang sebesar Rp 468,90 juta dan SR012 sebesar Rp 506,96 juta. Namun pemesanan ini lebih rendah dari SR013 sebesar Rp 572,86 juta.

    Dari sisi profesi, investor wiraswasta mencatat nominal pembelian terbesar Rp 11,88 triliun atau 44 persen dari total penjualan, sedangkan pegawai swasta merupakan jumlah investor terbanyak yaitu 16.597 investor atau 33,85 persen dari total investor.

    Partisipasi investor ASN/TNI/Polri sebesar Rp 954,82 miliar atau 3,54 persen dari total penjualan, dengan jumlah sebanyak 2.727 investor atau 5,56 persen dari total investor.

    Sementara itu, nominal penjualan terbesar berasal dari provinsi DKI Jakarta yaitu Rp 9,43 triliun atau 34,94 persen dari total penjualan oleh 15.427 investor atau 31,47 persen dari total investor.

    Untuk porsi penjualan SR015 di wilayah Indonesia Timur adalah sebesar 0,67 persen dari total volume penjualan dengan porsi investor sebanyak 0,63 persen dari total investor.

    Setelmen Sukuk Negara Ritel seri SR015 akan dilaksanakan pada 22 September 2021 dan dicatatkan di PT. Bursa Efek Indonesia pada 23 September 2021.

    Meski demikian, perdagangan di pasar sekunder baru dapat dilakukan pada 11 Desember 2021 karena Sukuk Ritel seri SR015 memiliki minimum holding period sampai tiga periode imbalan.

    Baca juga: Naik 170 Persen dari Seri Sebelumnya, BRI: Penjualan Sukuk SR015 Rp 2,98 T


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Persebaran Pengungsi di Indonesia Menurut UNHCR

    PBB mengucurkan dana untuk program respons sosial ekonomi inklusif untuk menghadapi Covid-19. UNHCR mendata persebaran penerima manfaat di Indonesia.