Sandiaga: Jokowi Minta Pengumuman PPKM Tak Disampaikan Malam-malam

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan sambutan saat peluncuran layanan 5G Indosat Ooredoo dan '5G Experience Center' atau pusat layanan teknologi 5G di Gedung Robotika ITS Surabaya, Kamis, 16 September 2021. ANTARA/Didik Suhartono

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan pemerintah akan mengumumkan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Berdasarkan hasil rapat, Sandiaga mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta pengumuman tersebut disampaikan lebih cepat.

“Presiden (Jokowi) meminta pengumuman tidak boleh malam-malam, jadi umuminnya sore-sore dan sebentar lagi akan ada press briefing,” ujar Sandiaga dalam press briefing pada Senin, 20 September 2021.

Berdasarkan jadwal resmi, pemerintah akan mengumumkan perpanjangan PPKM pada pukul 17.00 WIB. Pengumuman disampaikan oleh Koodinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan, PPKM Luar Jawa-Bali Airlangga Hartarto, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Pengumuman PPKM lebih cepat ketimbang pekan sebelumnya. Pekan lalu pada 13 September, PPKM diumumkan pukul 20.00 WIB. Sandiaga menyatakan berdasarkan evaluasi, pemerintah menilai penerapan PPKM berjalan baik.

Evaluasi uji coba pembukaan destinasi wisata di daerah dengan status level 3 di seluruh Indonesia, tutur Sandiaga, juga terlaksana secara kondusif. Hanya, Sandiaga meminta pelaku usaha turut bekerja sama untuk mencegah penyebaran virus corona, khususnya di tempat wisata, dengan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi.

“Peduli Lindungi menjadi satu standar, acuan, yang diintegrasikan dengan CHSE atau cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment sustainability (kelestarian lingkungan),” ujar Sandiaga soal evaluasi pembukaan destinasi wisata di daerah dengan status PPKM level 3.

FRANCISCA CHRISTY ROSANA

Baca juga: Luhut dkk Umumkan Kelanjutan Nasib PPKM Jam 5 Sore Ini






Benny Rhamdani Dianggap Ingin Dorong Jokowi Hadirkan Sifat Rezim Otoriter

1 jam lalu

Benny Rhamdani Dianggap Ingin Dorong Jokowi Hadirkan Sifat Rezim Otoriter

Bendahara Poros 98, Rahmat Hidayat, menyebut pernyataan Benny Rhamdani memancing kegaduhan politik.


APBD Mengendap di 7 Provinsi, Mendagri: 2024 Mau Pilih Kepala Daerah Seperti Itu?

2 jam lalu

APBD Mengendap di 7 Provinsi, Mendagri: 2024 Mau Pilih Kepala Daerah Seperti Itu?

Tito menuturkan, dengan sisa waktu kurang lebih 30 hari lagi, daerah-daerah tersebut akan sulit untuk merealisasikan serapan APBD di atas 70 persen.


Surpres Jokowi untuk Yudo Margono, Ini Perbedaan Surpres, Perpres, Keppres, dan Inpres

3 jam lalu

Surpres Jokowi untuk Yudo Margono, Ini Perbedaan Surpres, Perpres, Keppres, dan Inpres

Surat presiden atau Surpres Jokowi untuk Yudo Margono sudah turun. Apa bedanya Surpres dengan Keppres, Perpres dan Inpres?


Luhut: Subsidi Motor Listrik Berlaku Tahun Depan, Berapa Besarannya?

3 jam lalu

Luhut: Subsidi Motor Listrik Berlaku Tahun Depan, Berapa Besarannya?

Untuk saat ini, pemerintah baru menentukan besaran subsidi untuk pembelian motor listrik.


Terpopuler Bisnis: Kaesang Pangarep Akan Bagikan Voucher Gratis, Jokowi Sayangkan APBD Mengendap Rp 278 T

3 jam lalu

Terpopuler Bisnis: Kaesang Pangarep Akan Bagikan Voucher Gratis, Jokowi Sayangkan APBD Mengendap Rp 278 T

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Rabu, 30 November 2022 antara lain tentang Kaesang Pangarep akan memberikan 3 ribu voucher gratis.


Jokowi Sebut Situasi Tahun Depan Sangat Sulit: Kita Harus Memiliki Perasaan yang Sama

5 jam lalu

Jokowi Sebut Situasi Tahun Depan Sangat Sulit: Kita Harus Memiliki Perasaan yang Sama

Jokowi mengatakan kekeliruan dalam mengimplementasikan kebijakan fiskal maupun moneter dapat menimbulkan risiko yang besar.


Jokowi Bakal Stop Ekspor Bauksit hingga Kopi: Jangan dalam Bentuk Bahan Mentah

10 jam lalu

Jokowi Bakal Stop Ekspor Bauksit hingga Kopi: Jangan dalam Bentuk Bahan Mentah

Jokowi mengingatkan, tahun depan Indonesia bakal menghadapi ancaman resesi sehingga persaingan dalam memperebutkan investor semakin ketat.


Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

10 jam lalu

Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

Kaesang Pangarep, mengatakan untung dan rugi saat investasi saham adalah hal yang wajar.


Kasus Gagal Ginjal Akut Disebut Tragedi Kekuasaan

12 jam lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut Disebut Tragedi Kekuasaan

Pemerintah dianggap tak tuntas dalam menangani kasus gagal ginjal akut.


Kaesang Pangarep Nikah: Sang Pisang hingga Mangkokku Buka Gerai, Ada 3.000 Voucher Gratis

13 jam lalu

Kaesang Pangarep Nikah: Sang Pisang hingga Mangkokku Buka Gerai, Ada 3.000 Voucher Gratis

Kaesang Pangarep mengatakan akan membagikan 3.000 voucher gratis dari Ultra Voucher (PT Trimegah Karya Utama).