Puji Bitcoin, Investor Miliarder Ray Dalio Punya Kripto Lebih Banyak dari Emas

Ray Dalio. REUTERS

TEMPO.CO, New York - Investor miliarder Steven Cohen dan Ray Dalio menilai investasi aset kripto sangat menjanjikan. Dalam konferensi yang digelar baru-baru ini, mereka menyebutkan Bitcoin dan mata uang digital lainnya sebagai cara yang menarik untuk mendiversifikasikan aset.

Tak tanggung-tanggung, Dalio yang dikenal sebagai pendiri hedge fund terbesar di dunia, Bridgewater Associates, mengaku telah mengoleksi aset kripto cukup banyak. “Saya memiliki lebih banyak kripto daripada emas,” katanya kepada peserta konferensi SALT di New York pada Rabu, 15 September 2021.

Lebih jauh, ia juga menyatakan keyakinannya bahwa uang kripto telah mewakili diversifikasi asetnya ke lebih banyak kelas. “Diversifikasi adalah hal yang baik,” ucap Dalio.

Hal senada disampaikan oleh Cohen. Pria yang menjalankan Point72 Asset Management tersebut menyebutkan tidak akan melewatkan peluang yang disajikan oleh mata uang digital.

Ia mengaku mempelajari uang kripto untuk dirinya sendiri dan kemungkinan perusahaannya selama beberapa waktu. Cohen juga pernah menyatakan kepada investor pada Mei lalu bahwa ia akan 'lalai' mengabaikan pasar uang kripto senilai US$ 2 triliun tersebut.

Pada pekan ini, Cohen mengumumkan investasinya di Radkl, sebuah investasi aset digital dan perusahaan perdagangan eksklusif. Ia juga menyebutkan bahwa perusahaannya, Point72, sedang membangun kemampuan perdagangan kripto.






Begini Lobi Luhut ke Elon Musk Biar Tesla Investasi Pabrik Mobil Listrik di RI

1 jam lalu

Begini Lobi Luhut ke Elon Musk Biar Tesla Investasi Pabrik Mobil Listrik di RI

Luhut Pandjaitan optimistis Tesla akan berinvestasi di Indonesia. Investasi mobil listrik di Cina disebutnya lebih mahal.


Kementerian PUPR Sebut 1.400 Hektar Lahan IKN Diminati Investor

17 jam lalu

Kementerian PUPR Sebut 1.400 Hektar Lahan IKN Diminati Investor

Kementerian PUPR menyatakan peningkatan minat investasi di IKN mencapai 40 kali lipat sejak dilakukan jajak pasar pada 18 Agustus dan 22 Oktober 2022.


Menteri PUPR Hadiri Forum Investasi IKN Nusantara di Malaysia

21 jam lalu

Menteri PUPR Hadiri Forum Investasi IKN Nusantara di Malaysia

Pemerintah Indonesia membuka peluang emas bagi investor lokal maupun asing untuk berpartisipasi dalam pembangunan IKN Nusantara


Menteri PUPR: 200-an Investor Malaysia Berminat Investasi di IKN

21 jam lalu

Menteri PUPR: 200-an Investor Malaysia Berminat Investasi di IKN

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa 200-an investor Malaysia telah menyatakan minatnya menanamkan investasi di IKN.


Kaesang Pangarep Targetkan Sejuta Nasabah Saham Rakyat pada 2023

1 hari lalu

Kaesang Pangarep Targetkan Sejuta Nasabah Saham Rakyat pada 2023

Kaesang Pangarep selaku pendiri dan brand ambassador Saham Rakyat menargetkan satu juta nasabah pada tahun 2023. Apa strateginya?


Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

1 hari lalu

Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

Kaesang Pangarep, mengatakan untung dan rugi saat investasi saham adalah hal yang wajar.


Optimistis Aman dari Resesi Global, CORE: Ekonomi Indonesia Tradisional

1 hari lalu

Optimistis Aman dari Resesi Global, CORE: Ekonomi Indonesia Tradisional

Ekonom senior Center of Reform on Economics (CORE) Hendri Saparini menyebut ancaman resesi global bukan hal yang menakutkan bagi Indonesia.


Tips Investasi Saham ala Kaesang Pangarep: Ndak Perlu Embel-embel Anak Presiden

1 hari lalu

Tips Investasi Saham ala Kaesang Pangarep: Ndak Perlu Embel-embel Anak Presiden

Kaesang Pangarep selaku Brand Ambassador Saham Rakyat-aplikasi jual beli saham-membagikan tips untuk berinvestasi saham.


Luhut Peringatkan Investasi Tak Boleh Ada Hambatan: Buat Saya Ada Satu Titik to Kill or To Be Killed

1 hari lalu

Luhut Peringatkan Investasi Tak Boleh Ada Hambatan: Buat Saya Ada Satu Titik to Kill or To Be Killed

Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan mem-buldozer pihak yang mengganggu upaya pemerintah dalam mengejar target investasi domestik.


Jokowi Menyayangkan APBD yang Masih Mengendap Rp 278 Triliun: Ini Keliru Besar

1 hari lalu

Jokowi Menyayangkan APBD yang Masih Mengendap Rp 278 Triliun: Ini Keliru Besar

Jokowi mengatakan investasi asing yang tengah dikejar pemerintah pusat menjadi percuma apabila APBD sendiri tidak dibelanjakan.