Australia, AS, Inggris Buat AUKUS, Mendag: Saya Coba Pisahkan Politik dan Dagang

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Muhammad Lutfi, Menteri Perdagangan Republik Indonesia dalam sebuah acara seminar online pada Sabtu, 24 Juli 2021 waktu Filipina. Sumber: dokumen KBRI Manila

    Muhammad Lutfi, Menteri Perdagangan Republik Indonesia dalam sebuah acara seminar online pada Sabtu, 24 Juli 2021 waktu Filipina. Sumber: dokumen KBRI Manila


    Sementara dari sisi perdagangan, Lutfi menyebut upaya pemisahan antara politik dan perdagangan juga dilakukan melihat tren global yang terjadi. Salah satunya kerja sama Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).

    Kerja sama ini dulu bernama Trans-Pacific Partnership (TPP) yang diinisiasi oleh Amerika Serikat. Di tengah jalan, Amerika justru keluar. Sebaliknya, Cina yang selama ini berperang dagang dengan Amerika justru ingin masuk ke dalam CPTPP.

    "Bayangin ini rumahnya Amerika, dikerjakan Amerika, salah satu pasar paling besar. Amerika-nya keluar, nah datang musuhnya ke dalam, datang saingannya ke dalam," kata Lutfi.

    Untuk itu, Lutfi pun mengajak negara ASEAN lain untuk mengeluarkan urusan politik dari perdagangan. "Kalau dagang ya dagang," kata dia.

    Ajakan ini disampaikan Mendag Indonesia tersebut dalam pertemuan bersama para Menteri ASEAN beberapa hari yang lalu. Ia menekankan bahwa perdagangan adalah solusi terbaik untuk memulihkan ekonomi saat ini dan mendatangkan keuntungan bagi banyak pihak.

    Baca juga:  Australia Perpanjang Patroli Pesawat Amerika Usai Kesepakatan Kapal Selam Nuklir


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)