Pejabat BI Tanggapi Soal Ekspor dan Surplus Neraca Perdagangan Cetak Rekor

Reporter

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti usai menyaksikan pemotongan hewan kurban Idul Adha di kompleks kantor Bank Indonesia, Jakarta, Ahad, 11 Agustus 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menyampaikan momentum pertumbuhan kinerja ekspor yang tinggi pada Agustus 2021 perlu terus dioptimalkan.

Badan Pusat Statistik mencatat total nilai ekspor Indonesia pada Agustus 2021 mencapai US$ 21,42 miliar. Posisi ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Secara tahunan, kinerja ekspor tersebut tercatat mengalami pertumbuhan yang tinggi, sebesar 64,1 persen (year-on-year/yoy).

Peningkatan ekspor tersebut mendorong surplus neraca perdagangan mencapai US$ 4,74 miliar, di mana total nilai impor tercatat sebesar US$ 16,68 miliar. Posisi surplus neraca perdagangan ini pun mencetak rekor tertinggi.

“Di Agustus, ekspor [mencapai level] tertinggi dan trade balance mencapai level tertinggi. Inilah momentum yang perlu dioptimalkan ke depan,” katanya dalam acara Sosialisasi Local Currency Settlement secara virtual, Jumat, 17 September 2021.

Destry mengatakan kinerja ekspor yang positif ini pun mengindikasikan bahwa pemulihan ekonomi berjalan dengan baik pada kuartal ketiga 2021, melanjutkan perbaikan ekonomi pada kuartal II 2021.

Dari sisi ketahanan eksternal, dia menyampaikan cadangan devisa Indonesia pada Agustus 2021 juga mencatatkan rekor tertinggi, yang mencapai US$ 144,8 miliar.

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 9,1 bulan impor atau 8,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. “Ini jauh sekali dibandingkan dengan benchmark internasional 3 bulan,” kata Destry.

Baca juga: BPS: Neraca Perdagangan Surplus USD 4,74 M pada Agustus 2021






Aliran Modal Asing Rp 7,3 T Masuk Pasar Surat Utang Negara Indonesia

4 jam lalu

Aliran Modal Asing Rp 7,3 T Masuk Pasar Surat Utang Negara Indonesia

Investor asing mencatatkan inflow tertinggi ke pasar obligasi Indonesia dalam setahun terakhir.


Nunggak Bayar SPP, Mahasiswa Bisa Ajukan Keringanan Utang hingga 80 Persen

20 jam lalu

Nunggak Bayar SPP, Mahasiswa Bisa Ajukan Keringanan Utang hingga 80 Persen

Kemenkeu mengatakan terdapat keringanan utang atas sumbangan pembinaan pendidikan (SPP Mahasiswa) atau uang kuliah hingga 80 persen.


Cadangan Devisa Naik jadi USD 134 Miliar, BI: Mampu Dukung Ketahanan Eksternal dan Jaga Stabilitas

22 jam lalu

Cadangan Devisa Naik jadi USD 134 Miliar, BI: Mampu Dukung Ketahanan Eksternal dan Jaga Stabilitas

Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia per November 2022 mencapai US$ 134 miliar atau naik US$ 3,8 miliar ketimbang bulan sebelumnya.


Eropa Bakal Dilanda Resesi Musim Dingin, RI Harus Siapkan Subsidi Energi Lebih Besar?

1 hari lalu

Eropa Bakal Dilanda Resesi Musim Dingin, RI Harus Siapkan Subsidi Energi Lebih Besar?

Pemerintah disarankan bersiap-siap menghadapi Uni Eropa yang akan dilanda resesi musim dingin, salah satunya dengan mempersiapkan subsidi energi.


Ghana Akan Bereskan Utang Dalam Negeri untuk Mengakhiri Krisis Ekonomi

1 hari lalu

Ghana Akan Bereskan Utang Dalam Negeri untuk Mengakhiri Krisis Ekonomi

Ghana akan meluncurkan swap domestic debt untuk membantu memulihkan stabilitas ekonomi makro, mengakhiri utang dan krisis ekonomi terburuk di Ghana


Sepanjang 2022, Program Keringanan Utang Bantu 2.109 Debitur Kecil

1 hari lalu

Sepanjang 2022, Program Keringanan Utang Bantu 2.109 Debitur Kecil

Program keringanan utang yang diluncurkan pemerintah pada tahun ini telah membantu 2.109 debitur kecil.


Ekonomi Global Tak Menentu, Bos OJK Pastikan Stabilitas Sektor Keuangan Indonesia Terjaga

1 hari lalu

Ekonomi Global Tak Menentu, Bos OJK Pastikan Stabilitas Sektor Keuangan Indonesia Terjaga

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar memastikan stabilitas sektor jasa keuangan saat ini tetap terjaga.


Amerika Diprediksi Alami Resesi 2023, Anak Buah Bahlil: Investasi Bisa Melemah

1 hari lalu

Amerika Diprediksi Alami Resesi 2023, Anak Buah Bahlil: Investasi Bisa Melemah

BKPM memprediksi laju investasi akan melambat dengan tantangan resesi ke depan.


Mengulik Dampak Pemberlakuan Batas Harga pada Minyak Rusia

2 hari lalu

Mengulik Dampak Pemberlakuan Batas Harga pada Minyak Rusia

Adanya pembatasan harga atau price cap pada minyak Rusia, yang tidak boleh lebih dari USD 60, bisa berdampak pada output dan inflasi.


Prediksi The Fed Rate Kuartal I 2023 5 Persen, Bank Indonesia Ungkap Strategi Penguatan Rupiah

2 hari lalu

Prediksi The Fed Rate Kuartal I 2023 5 Persen, Bank Indonesia Ungkap Strategi Penguatan Rupiah

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memperkirakan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve akan mencapai puncak.