BEI: 2 Anak Usaha BUMN Bakal IPO

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna mengatakan ada beberapa perusahaan plat merah yang akan maju menjadi perusahaan publik atau IPO. Namun dia tidak memerinci nama perusahaan maupun sektornya.

    “Dari pipeline 26 perusahaan ada 2 BUMN and subsidiary,” katanya pada Jumat, 17 September 2021.

    Nyoman menjelaskan terdapat 26 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI. Selain itu, terdapat satu perusahaan yang tergolong ke dalam start-up dan merupakan hasil binaan dari IDX Incubator.

    Nyoman mengatakan perusahaan ini berada di sektor teknologi dengan sub-sektor software & IT services. Perusahaan rintisan yang masuk inkubator BEI itu membangun produk perangkat lunak.

    “Adapun kisaran dana dihimpunnya belum dapat kami sampaikan, karena proses bookbuilding dalam rangka pembentukan harga belum selesai dilakukan,” katanya.

    Berikut adalah klasifikasi aset perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017:

    4 Perusahaan aset skala kecil. (aset di bawah Rp 50 miliar)
    7 Perusahaan aset skala menengah. (aset antara Rp 50 miliar-Rp 250 miliar)
    15 Perusahaan aset skala besar. (aset di atas Rp 250 miliar)

    Rincian sektornya adalah sebagai berikut:

    1 Perusahaan dari sektor Basic Materials;
    3 Perusahaan dari sektor Industrials;
    1 Perusahaan dari sektor Transportation & Logistics;
    6 Perusahaan dari sektor Consumer Non-Cyclicals;
    6 Perusahaan dari sektor Consumer Cyclicals;
    1 Perusahaan dari sektor Technology;
    3 Perusahaan dari sektor Energy;
    3 Perusahaan dari sektor Financials.
    1 Perusahaan dari sektor Properties & Real Estate.
    1 Perusahaan dari sektor Infrastructures.

    BISNIS

    Baca juga: Erick Thohir Siapkan 2 Anak Usaha BUMN IPO, Diharapkan Raup Dana 21,9 Triliun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.