Profil Duo Bakrie Obligor BLBI yang Tunggak Utang Rp 22 Miliar

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nirwan Dermawan Bakrie. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Nirwan Dermawan Bakrie. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta – Dua anggota keluarga Bakrie, Nirwan Dermawan Bakrie dan Indra Usmansyah Bakrie, tercatat sebagai obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Keduanya bersama empat pihak lain dipanggil oleh Satgas BLBI ihwal utang kepada negara senilai Rp 22,7 miliar.

    Empat pihak selain Nirwan dan Indra adalah PT Usaha Mediatronika Nusantara, Andrus Roestam Moenaf, Pinkan Warouw, dan Anton Setianto. Pemanggilan dijadwalkan pada 17 September 2021.

    Adapun Nirwan dan Indra merupakan saudara kandung Aburizal Bakrie. Nirwan merupakan anak dari Achmad Bakrie, pendiri kelompok usaha Bakrie. Pria kelahiran 1 November 1951 itu merupakan CEO Lapindo Brantas Inc.

    Semasa menjadi CEO, Nirwan bersekapat melepas aset PT Minarak Lapindo akibat terlilit utang ganti rugi korban lumpur Lapindo. Pemerintah sepakat melakukan pembelian senilai Rp 781 miliar dengan syarat perusahaan Bakrie harus menyerahkan seluruh aset tanahnya.

    Pada saat Aburizal Bakrie didapuk sebagai menteri di Kabinet Indonesia Bersatu, Nirwan menggantikan peran saudara kandungnya di seluruh lini bisnis Bakrie Group. Nirwan memimpin beberapa perusahaan yang sebelumnya dikendalikan Aburizal alias Ical. Dia juga sempat menjadi pengendali PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Namun perusahaan itu kemudian dipimpin generasi ketiga keluarga Bakrie.

    Pada 2003 hingga 2011, Nirwan ditunjuk sebagai Wakil Ketua Umum PSSI. Dia juga didapuk sebagai Ketua Badan Liga Indonesia. Nirwan mendirikan Klub Pelita Jaya pada 2006 yang kemudian diubah menjadi Pelita Purwakarta.

    Adapun Indra Usmansyah Bakrie juga merupakan saudara kandung Aburizal Bakrie dan Nirwan Bakrie. Dia adalah lulusan University of Southern California untuk jurusan administrasi bisnis.

    Indra sempat menjabat sebagai Co-Chairman BUMI. Ia banyak berkecimpung di bisnis keluarganya yang bergerak di lini perkebunan, minyak, eksplorasi gas, dan infrastruktur. Pada 2010, ia dipercaya menjadi Komisaris Utama Vallar Plc. Perusahaan milik keluarga Rothschild itu menyerahkan kursi komisaris karena Indra merupakan pewaris posisi Nirwan.

    BACA: Indra dan Nirwan Dipanggil Satgas, Keluarga Bakrie Bantah Punya Utang BLBI

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.