Potensi Hemat Rp 4 M Per Tahun, Pertamina Targetkan 5.000 SPBU Pasang PLTS Atap

Pengemudi ojek online melakukan pengisian BBM di SPBU Cikini, Jakarta, Selasa, 14 April 2020. PT. Pertamina memberikan bantuan cashback 50% kepada ojek darling hingga 12 Juli 2020 demi mereda pandemi virus corona. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Pertamina menargetkan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di 5.000 SPBU yang berpotensi menghemat sebesar total Rp 4 miliar dalam setahun. Nilai itu dihitung dari penghematan biaya tagihan listrik 5.000 SPBU. Pemasangan PLTS tersebut akan dilakukan oleh Pertamina NRE sebagai subholding Pertamina.

Transisi energi yang sedang dilakukan Pertamina tampak pada wajah SPBU Pertamina yang baru. Green Energy Station, konsep baru SPBU Pertamina, menyediakan layanan secara terintegrasi dan lebih ramah lingkungan kepada konsumen. Salah satu yang terlihat berbeda pada GES adalah penggunaan PLTS Atap untuk memenuhi kebutuhan listrik.

“Pertamina mendukung upaya pencapaian net zero emission. SPBU yang selama ini hanya dikenal sebagai tempat untuk mengisi BBM menjadi lebih ramah lingkungan dengan konsep GES, di mana kebutuhan listriknya dipenuhi dengan PLTS serta menyediakan layanan untuk gaya hidup konsumen yang lebih ramah lingkungan. Pemasangan PLTS di 5.000 SPBU diperkirakan berpotensi menurunkan emisi sebesar 34 ribu ton CO2 per tahun,” ungkap Chief Executive Officer Pertamina NRE Dannif Danusaputro dalam keteragan tertulis Selasa, 14 September 2021.

Tidak hanya dekarbonisasi, penggunaan PLTS berpotensi memberikan keuntungan ekonomi bagi pemilik SPBU sampai dengan Rp 1 juta per bulan yang berasal dari penghematan biaya tagihan listrik. Apabila sebanyak 5.000 SPBU memasang PLTS dengan kapasitas 5 KWp, maka total potensi penghematan yang dihasilkan sekitar Rp 4 miliar dalam setahun.

PLTS yang dipasang di SPBU adalah PLTS Atap dengan sistem on grid, di mana PLTS terintegrasi dengan jaringan penyedia listrik sebagai tempat penyimpanan energi yang dihasilkan dari panas matahari. Hal ini untuk meningkatkan fleksibilitas dan berbagi peran sebagai cadangan pasokan listrik. Dibandingkan dengan sistem off grid, PLTS sistem on grid menggunakan teknologi yang lebih sederhana sehingga biaya pemasangan juga lebih kompetitif.

Hasil riset yang dilakukan oleh BloombergNEF menunjukkan bahwa pada rentang waktu 2010 sampai dengan 2020, biaya investasi PLTS turun drastis hingga 90 persen. Dengan semakin berkembangnya teknologi serta meningkatnya skala ekonomi, diproyeksikan biaya pemasangan PLTS akan menjadi kompetitif dibandingkan dengan pembangkit listrik berbasis bahan bakar fosil.

Bukan hanya itu, pengoperasian dan perawatan PLTS Atap relatif mudah. Untuk perawatan, panel surya hanya perlu dibersihkan minimal setiap 6 bulan sekali agar terhindar dari kotoran dan jamur. Aspek HSSE menjadi prioritas utama dalam bisnis Pertamina sehingga proses konstruksi PLTS dipastikan aman.

“Keamanan dan kenyamanan konsumen sangat kami perhatikan. HSSE Golden Rules sudah menjadi budaya di Pertamina, di mana aspek keamanan dan keselamatan tidak akan lepas dari setiap aktivitas operasi kami, sehingga konsumen tidak perlu khawatir,” kata Dannif.

BACA: Subholding Upstream Pertamina Catatkan 112 persen Optimasi Biaya

 

CAESAR AKBAR






Serikat Pekerja Pertamina Tolak Privatisasi PT PGE Melalui IPO

11 jam lalu

Serikat Pekerja Pertamina Tolak Privatisasi PT PGE Melalui IPO

Serikat Pekerja PT Pertamina (Persero)-menolak aksi korporasi yang dinilai melakukan privatisasi PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) melalui Initial Public Offering (IPO)


Produksi Minyak PT Pertamina EP 2022 Capai 70.170 Barel Per Hari

15 jam lalu

Produksi Minyak PT Pertamina EP 2022 Capai 70.170 Barel Per Hari

PT Pertamina EP atau dikenal PEP membeberkan kinerjanya pada 2022. Produksi minyak perusahaan negara ini mencapai 70.170 barel per hari (BOPD).


Uji Coba Pembelian BBM Subsidi Pakai QR Code Diperluas, Simak Cara Daftarnya

1 hari lalu

Uji Coba Pembelian BBM Subsidi Pakai QR Code Diperluas, Simak Cara Daftarnya

Untuk bisa mendapatkan QR Code pembelian BBM Subsidi, masyarakat harus melakukan pendaftaran melalui situs resmi subsiditepat.mypertamina.id.


Uji Coba Pembelian Solar Subsidi Hari Ini, Diperluas ke 13 Wilayah

1 hari lalu

Uji Coba Pembelian Solar Subsidi Hari Ini, Diperluas ke 13 Wilayah

PT Pertamina Patra Niaga memulai uji coba pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar Subsidi pada hari ini, Senin, 6 Februari 2023.


Berlaku per Hari Ini, Daftar Terbaru 2016 Wilayah Uji Coba Beli Solar Subsidi Pakai QR Code MyPertamina

1 hari lalu

Berlaku per Hari Ini, Daftar Terbaru 2016 Wilayah Uji Coba Beli Solar Subsidi Pakai QR Code MyPertamina

Pertamina Patra Niaga mulai hari inimemperluas wilayah uji coba penggunaan aplikasi MyPertamina dalam pembelian BBM subsidi. Simak daftar terbarunya.


Terpopuler: Pemerintah Diminta Tak Jumawa Respons Ancaman Resesi, Jokowi Akan Terbitkan PP Dana SDM Desa

2 hari lalu

Terpopuler: Pemerintah Diminta Tak Jumawa Respons Ancaman Resesi, Jokowi Akan Terbitkan PP Dana SDM Desa

Berita terpopuler sepanjang kemarin dimulai dari Rhenald Kasali yang mengingatkan pemerintah agar tak jumawa dalam menghadapi ancaman resesi.


Batasi Pembelian Solar Subsidi Pakai MyPertamina, Pertamina: Yang Belum Terdaftar, Maksimal Beli 20 Liter

2 hari lalu

Batasi Pembelian Solar Subsidi Pakai MyPertamina, Pertamina: Yang Belum Terdaftar, Maksimal Beli 20 Liter

Pertamina Patra mulai penggunaan aplikasi MyPertamina untuk membatasi pemebelian bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi.


Mulai Besok Pertamina Perluas Penggunaan MyPertamina, Total Ada 206 Wilayah

2 hari lalu

Mulai Besok Pertamina Perluas Penggunaan MyPertamina, Total Ada 206 Wilayah

PT Pertamina Patra Niaga memperluas wilayah uji coba penggunaan aplikasi MyPertamina untuk pembatasan pembelian BBM bersubsidi.


Cara Daftar MyPertamina untuk BBM Subsidi 2023

2 hari lalu

Cara Daftar MyPertamina untuk BBM Subsidi 2023

Untuk mendapatkan subsidi BBM Pertalite dan solar, Anda harus mendaftar di aplikasi MyPertamina terlebih dulu. Simak cara daftar Mypertamina di sini.


Harga BBM Nonsubsidi Mengalami Kenaikan, Berikut Daftarnya

3 hari lalu

Harga BBM Nonsubsidi Mengalami Kenaikan, Berikut Daftarnya

Harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan. Adapun produk BBM nonsubsidi yang naik Pertamax Turbo dan Pertamina Dex.