Hutama Karya Minta PMN Rp 31,3 T di 2022, Baru Rp 23 T yang Disetujui

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara pembangunan proyek jalan tol Trans Sumatera ruas Palembang-Bengkulu Seksi Indralaya-Prabumulih di Indralaya, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Kamis, 18 Maret 2021. Progres pembangunan Jalan Tol Palembang-Muaraenim ruas Indralaya-Prabumulih sepanjang 64,8 Km tersebut sudah mencapai 30,4 persen. ANTARA/Nova Wahyudi

    Foto udara pembangunan proyek jalan tol Trans Sumatera ruas Palembang-Bengkulu Seksi Indralaya-Prabumulih di Indralaya, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Kamis, 18 Maret 2021. Progres pembangunan Jalan Tol Palembang-Muaraenim ruas Indralaya-Prabumulih sepanjang 64,8 Km tersebut sudah mencapai 30,4 persen. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.COJakarta - PT Hutama Karya (Persero) masih membutuhkan suntikan puiuhan triliun Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk mengerjakan tol Trans Sumatera. Tahun 2022, perusahaan meminta PMN sebesar Rp 31,3 triliun.

    "Untuk menyelesaikan beberapa ruas yang ditargetkan rampung keseluruhan di 2023," kata Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Tjahjo Purnomo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 8 September 2021.

    Jika semuanya disetujui, perusahaan akan menggunakannya untuk 8 ruas. Rinciannya yaitu ruas Pekanbaru-Dumai Rp 293 miliar, Binjai-Langsa Rp 3,581 triliun, Sp. Indralaya-Muara Enim Rp 7,18 triliun, dan Kisaran-Indrapura Rp 2,422 triliun.

    Berikutnya, Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Rp 5,057 triliun, Bengkulu-Taba Penanjung Rp 1,237 triliun, Sigli-Banda Aceh Rp 6,376 triliun. Terakhir, Pekanbaru-Pangkalan Rp 5,204 triliun.

    Ini bukanlah PMN pertama untuk Hutama Karya. Pada 2021, pemerintah mengalokasikan PMN sebesar Rp 6,2 triliun kepada Hutama Karya untuk menyelesaikan sejumlah ruas tol Trans Sumatera.

    PMN ini sudah cair dan dipakai Hutama Karya untuk 3 ruas. Mulai dari ruas Sigli-Banda Aceh Rp 3,092 triliun, ruas Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu Rp 2,702 triliun, dan ruas Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Rp 414 miliar.

    Tapi di tengah jalan, Hutama Karya minta tambahan PMN Rp 19 triliun lagi untuk 2021. Menteri BUMN Erick Thohir pun mengusulkan nominal yang sama dalam rapat bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.