Lo Kheng Hong Soal Saham Berfundamental Tak Bagus Malah Naik: Itu Jangka Pendek

Lo Kheng Hong. itb.ac.id

TEMPO.CO, JakartaLo Kheng Hong tetap yakin strategi value investing yang digunakannya di pasar saham masih relevan di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang. Ia pun bergeming ketika melihat ada lonjakan harga saham yang fundamentalnya tidak bagus tapi malah harganya melonjak.

Investor saham kawakan tersebut menilai kenaikan harga saham dengan fundamental yang belum jelas itu hanya terjadi dalam jangka pendek. "Jangka pendek bisa tidak berkorelasi, yang tidak baik (fundamentalnya), (harga saham) naik,” katanya seperti dikutip Bisnis.com, Kamis, 2 September 2021.

Namun dalam jangka panjang, Lo Kheng Hong yang akrab disapa Pak Lo ini yakin ada seleksi alam yang membuat bahwa hanya saham dengan fundamental kuat tetap bertahan. Dari pengalamannya selama ini, kata dia, saham yang fundamentalnya tidak bagus, meskipun sempat naik, harganya bakal turun. 

Sebaliknya, saham dengan fundamental bagus yang harganya sempat turun, akan kembali berbalik naik. "Untuk jangka pendek dia (saham berfundamental bagus) bisa tidak berkorelasi, tetapi jangka panjang dia akan berkorelasi," ucap investor yang sering disebut Warren Buffet-nya Indonesia tersebut.






Silmy Karim Bilang Ditjen Imigrasi akan Percantik Indonesia di Mata Luar Negeri

7 jam lalu

Silmy Karim Bilang Ditjen Imigrasi akan Percantik Indonesia di Mata Luar Negeri

Silmy Karim mengatakan Imigrasi mulai menggunakan pendekatan berbeda bagi investor yang ingin menanam modal di Indonesia.


Samuel Sekuritas: IHSG Menghijau di Sesi Pertama Perdagangan Hari Ini, Berada di Level 6.846,2

15 jam lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Menghijau di Sesi Pertama Perdagangan Hari Ini, Berada di Level 6.846,2

IHSG menghijau dalam perdagangan sesi pertama Kamis, 26 Januari 2023, dengan penguatan 0,23 persen di level 6.846,2


Samuel Sekuritas: IHSG Kemungkinan Lanjut ke Level 6.790-6.800 setelah Melemah Kemarin

18 jam lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Kemungkinan Lanjut ke Level 6.790-6.800 setelah Melemah Kemarin

PT Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG konsolidasi di area 6.790-6.875.


IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak di Rentang 6.790-6.875, Samuel Sekuritas Soroti 8 Saham

18 jam lalu

IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak di Rentang 6.790-6.875, Samuel Sekuritas Soroti 8 Saham

Tim Riset PT Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG akan dalam posisi konsolidasi pada hari ini di rentang 6.790-6.875 setelah kemarin melemah.


Bitcoin Diprediksi Melemah, Begini Kata Analis

21 jam lalu

Bitcoin Diprediksi Melemah, Begini Kata Analis

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan Bitcoin akan melemah di kisaran US$ 21.506,40 per koin hingga US$ 23.635,30 per koin.


Inilah Daftar Tenaga Kerja Asing (TKA) Terbanyak di Indonesia 2022

22 jam lalu

Inilah Daftar Tenaga Kerja Asing (TKA) Terbanyak di Indonesia 2022

Cina tercatat sebagai negara asal TKA terbesar di Indonesia, diikuti Jepang, Korea Selatan, dan India.


Gelar RUPSLB Awal Tahun, 7,4 Miliar Saham Semen Baturaja Beralih ke SIG

1 hari lalu

Gelar RUPSLB Awal Tahun, 7,4 Miliar Saham Semen Baturaja Beralih ke SIG

PT Semen Baturaja (SMBR) berubah menjadi Non-Persero dan menjadi salah satu anak perusahaan PT Semen Indonesia atau SIG.


Samuel Sekuritas: IHSG Sesi I Ditutup Melemah, Pendatang Baru PEVE Aktif Diperdagangkan

1 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Sesi I Ditutup Melemah, Pendatang Baru PEVE Aktif Diperdagangkan

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG kembali melemah di sesi pertama Rabu, 25 Januari 2023, menutup sesi di level 6.837,5.


Realisasi Investasi Tembus Rp 1.207,2 Triliun, Bahlil Klaim 1,3 Juta TKI Telah Terserap

1 hari lalu

Realisasi Investasi Tembus Rp 1.207,2 Triliun, Bahlil Klaim 1,3 Juta TKI Telah Terserap

Menteri Bahlil mengumumkan data realisasi investasi sepanjang 2022 sebesar Rp 1.207,2 triliun atau melampaui target yang dipatok Rp 1.200 triliun.


Pasca KTT G20, Jokowi Ungkap Persaingan Semua Negara Rebutan Investor

1 hari lalu

Pasca KTT G20, Jokowi Ungkap Persaingan Semua Negara Rebutan Investor

Jokowi menyebut pasca Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 di Bali pada November 2022, semua negara kini tengah bersaing untuk memperebutkan investor.