Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Semester I 2021, Rugi Garuda Indonesia Membengkak jadi Rp 12,85 Triliun

image-gnews
Pesawat Garuda Indonesia Airbus A330-900neo bercorak khusus yang menampilkan visual masker pada bagian moncong pesawat berada di Hanggar GMF AeroAsia Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 1 Oktober 2020. ANTARA/Muhammad Iqbal
Pesawat Garuda Indonesia Airbus A330-900neo bercorak khusus yang menampilkan visual masker pada bagian moncong pesawat berada di Hanggar GMF AeroAsia Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 1 Oktober 2020. ANTARA/Muhammad Iqbal
Iklan

TEMPO.COJakarta - Kerugian maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. membengkak pada semester satu tahun 2021 bila dibandingkan periode serupa tahun lalu.

Laporan keuangan perusahaan mencatat kerugian bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$ 898,65 juta atau sekitar Rp 12,85 triliun pada periode tersebut (asumsi kurs Rp 14.300 per dolar AS). Nilai kerugian itu membesar dari sebelumnya US$ 712,72 juta atau Rp 10,19 triliun pada semester I tahun 2020.

"Pandemi Covid-19, diikuti dengan pembatasan perjalanan, telah menyebabkan penurunan perjalanan udara yang signifikan, dan memiliki dampak buruk pada operasi dan likuiditas Grup," tulis perseroan dalam laporan keuangan yang diunggah di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia.

Tercatat, pendapatan usaha perseroan pada paruh pertama tahun ini merosot apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Hingga 30 Juni 2021, pendapatan usaha Garuda tercatat US$ 696,80 juta, turun dari US$ 917,28 juta di tahun lalu.

Apabila ditelisik rinciannya, penurunan terjadi pada pendapatan dari penerbangan berjadwal. Pada tahun lalu, sektor ini menyumbang US$ 750,26 juta untuk perseroan. Sedangkan pada tahun ini, pendapatan di lini ini hanya US$ 556,53 juta.

Penurunan juga terjadi pada pendapatan lainnya yang tercatat US$ 98,63 juta pada tahun ini. Padahal, pada tahun lalu nilainya mencapai US$ 145,47 juta.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Di sisi lain, penerimaan dari penerbangan tidak berjadwal justru naik menjadi US$ 41,64 juta dari sebelumnya US4 21,55 juta di Semester I 2020.

Kerugian Garuda pun tercatat naik meskipun beban usaha perseroan turun pada semester I 2021. Pada paruh pertama tahun ini, beban usaha perseroan tercatat US$ 1,38 miliar. Angka itu turun dari sebelumnya US$ 1,64 miliar di periode yang sama tahun lalu.

Adapun beban usaha Garuda tersebut terdiri dari beban operasional penerbangan; beban pemeliharaan dan perbaikan; beban umum dan administrasi; beban bandara; beban pelayanan penumpang; beban tiket, penjualan, dan promosi; beban operasional hotel; beban operasional transportasi; hingga beban operasional jaringan.

Baca: Indocement Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Hingga 10 September, Syaratnya?

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Aroma Deterjen Bikin Mabuk Penumpang, Pesawat Terpaksa Putar Balik

6 jam lalu

Pesawat British Airways. REUTERS/Arnd Wiegmann
Aroma Deterjen Bikin Mabuk Penumpang, Pesawat Terpaksa Putar Balik

Penumpang dan awak pesawat melapor merasa pusing, mual, dan sakit kepala dalam penerbangan dari Washington, DC ke London.


Rute Penerbangan Sampit-Surabaya Ditiadakan Sementara

11 jam lalu

Ilustrasi pesawat Wings Air. ANTARA/Muhammad Iqbal
Rute Penerbangan Sampit-Surabaya Ditiadakan Sementara

Rute penerbangan Sampit-Surabaya di Bandara Haji Asan Sampit ditiadakan sementara. Kenapa?


Apa Itu Raw Dogging dalam Penerbangan seperti yang Dilakukan Jared Leto?

11 jam lalu

Ilustrasi penumpang pesawat terbang kelas ekonomi. Freepik.com/DC Studios
Apa Itu Raw Dogging dalam Penerbangan seperti yang Dilakukan Jared Leto?

Jared Leto mengunggah momen melakukan penerbangan tanpa melakukan apa-apa di pesawat.


Tiket Pesawat Domestik Mahal tapi Maskapai Mengaku Merugi, Kenapa?

11 jam lalu

Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja. Tempo / Joniansyah Hardjono
Tiket Pesawat Domestik Mahal tapi Maskapai Mengaku Merugi, Kenapa?

Mengapa maskapai penerbangan mengaku merugi padahal harga tiket pesawat domestik di Indonesia lebih mahal dibanding negara lain?


Minuman yang Sebaiknya Dipilih dan Tidak di Pesawat Terbang

1 hari lalu

Pramugari pesawat superjet 100 Shukoi melayani penumpangnya dengan memberikan minuman saat akan lepas landas di bandara Halim Perdanakusumah. sergeydolya.livejournal.com
Minuman yang Sebaiknya Dipilih dan Tidak di Pesawat Terbang

Seperti banyak hal lain, juga di pesawat terbang, ada pilihan yang tepat dan yang perlu dihindari, termasuk jenis minuman.


Terkini: Jokowi Beberkan Alasan Obral HGU IKN Hampir Dua Abad, Pembatasan BBM Bersubsidi Tak Bisa Asal Diterapkan

1 hari lalu

Presiden Jokowi setelah melakukan peresmian dimulainya revitalisasi SD Negeri di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, yang dilaksanakan Astra melalui YPA-MDR, Rabu (1/11/2023) (ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan)
Terkini: Jokowi Beberkan Alasan Obral HGU IKN Hampir Dua Abad, Pembatasan BBM Bersubsidi Tak Bisa Asal Diterapkan

Presiden Jokowi membeberkan alasan di balik keputusannya memberikan HGU 190 tahun bagi investor yang ingin menanamkan modal di IKN.


Selama Libur Sekolah, Pergerakan Penumpang Pesawat di Bandara Lombok Naik 21 Persen

1 hari lalu

Bandara Lombok. Dok. AP I Bandara Lombok
Selama Libur Sekolah, Pergerakan Penumpang Pesawat di Bandara Lombok Naik 21 Persen

PT Angkasa Pura I Bandara Lombok mencatat peningkatan jumlah penumpang sebesar 21 persen selama liburan sekolah Juni-Juli 2024


Menko Luhut Bentuk Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat, Ajak Kemenparekraf hingga Asosiasi Industri Penerbangan

2 hari lalu

Ilustrasi pesawat. Sumber: getty images/mirror.co.uk
Menko Luhut Bentuk Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat, Ajak Kemenparekraf hingga Asosiasi Industri Penerbangan

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan telah membentuk satgas penurunan harga tiket pesawat. Anak Buah Sandiaga Uno mengatakan Kemenparekraf sudah menerima beberapa penugasan


Tiket Pesawat Domestik Mahal, Anak Buah Sandiaga Uno Sebut Dampaknya Hampir 40 Persen bagi Kegiatan Pariwisata

2 hari lalu

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama, Nia Niscaya (kanan) dan Direktur Manajemen Investasi Kemenparekraf Zulkifli Harahap (kiri) dalam
Tiket Pesawat Domestik Mahal, Anak Buah Sandiaga Uno Sebut Dampaknya Hampir 40 Persen bagi Kegiatan Pariwisata

Kemenparekraf mencatat tiket penerbangan pesawat jadi komponen yang berkontribusi hampir 40 persen bagi kegiatan pariwisata. Mahalnya tiket pesawat diangap akan berdampak besar.


9 Hal yang Perlu Diketahui Orang Tua sebelum Melepas Anak Naik Pesawat Sendirian

2 hari lalu

Ilustrasi penumpang pesawat terbang. Unsplash.com/Mohammad Arrahmanur
9 Hal yang Perlu Diketahui Orang Tua sebelum Melepas Anak Naik Pesawat Sendirian

Jennifer Bachdim dan Irfan Bachdim melepas anak kedua yang berusia 10 tahun terbang sendirian dari Belanda ke Indonesia.