Polisi Ungkap Praktik Money Game di Bank NTB Syariah Himpun Dana Rp 11,9 Miliar

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol. I Gusti Putu Gede Ekawana. Antaranews.com

TEMPO.CO, Mataram - Kepolisian mengungkap adanya praktik permainan uang atau money game dalam transaksi milik nasabah Bank NTB Syariah. Hal ini terlihat dari manipulasi transaksi uang nasabah. 

"Contohnya ketika nasabah transfer uang tetapi uangnya tidak langsung dikirim ke rekening tujuan, malah mampir ke rekening lain yang berkaitan dengan terlapornya," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTB Kombes Pol. I Gusti Putu Gede Ekawana di Mataram, Senin, 23 Agustus 2021.

Dalam kasus ini, terlapor adalah seorang oknum pegawai dengan jabatan penyelia pelayanan nontunai berinisial PS. Modus tersebut juga, kata Ekawana, dijalankan layaknya sistem "gali lubang, tutup lubang".

Jika ada nasabah yang komplain terkait dengan keterlambatan pengiriman, oknum itu akan mengambilkan dari uang transaksi lainnya. "Jadi berantai, bahkan ada yang 2 bulan sampai 3 bulan setelah komplain, baru diproses. Kalau tidak ada yang komplain, transaksi dengan modus mampir ke rekening yang diatur tetap jalan terus," ucap Ekawana.

Polisi menemukan praktik ini melibatkan rekening 440 nasabah. Modusnya telah berjalan selama 8 tahun hingga menghimpun Rp 11,9 miliar.

Dana nasabah diduga mengalir ke rekening pribadi. "Itu dari sekitar 440 nasabah. Kalau dari laporan pihak bank, ya, yang kemarin itu nilainya Rp 11,9 miliar," kata Ekawana.

Kini penyidik Subdit II Perbankan telah meningkatkan status penanganan perkaranya ke tahap penyidikan. Semua saksi yang dimintai keterangan di tahap penyelidikan bakal dipanggil lagi untuk pemeriksaan.

"Karena ini dananya dana bank, jadi arahnya ke perbankan," tutur Ekawana. "Bukan korupsi karena tidak ada anggaran daerah yang diselewengkan."

Meski begitu, ia memastikan kepolisian akan menyelidiki lebih jauh tentang kasus di Bank NTB Syariah tersebut. "Nanti kami lihat sumber anggarannya dari mana," katanya.

ANTARA

Baca: Faisal Basri: Perbankan Kian Kikir Menyalurkan Kredit






Kepolisian Spanyol Investigasi Pengirim Teror Bom Surat

1 jam lalu

Kepolisian Spanyol Investigasi Pengirim Teror Bom Surat

Ada enam bom surat yang dikirim dengan sasaran pejabat tinggi dalam beberapa hari terakhir. Bom surat kemungkinan dikirim dari Kota Valladolid.


Tetapkan UMP NTB 2023 Naik 7,44 Persen, Gubernur: Sesuai dengan Kondisi Obyektif

6 hari lalu

Tetapkan UMP NTB 2023 Naik 7,44 Persen, Gubernur: Sesuai dengan Kondisi Obyektif

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkieflimansyah resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 sebesar Rp2,37 juta.


Apakah Itu Call Center 110? Lapor Kejadian Kecelakaan atau Kejahatan Bisa Via Telepon

6 hari lalu

Apakah Itu Call Center 110? Lapor Kejadian Kecelakaan atau Kejahatan Bisa Via Telepon

Pengaduan warga bisa disampaikan ke kantor polisi terdekat. Tapi, laporan juga dapat dilakukan melalui telepon ke call center 110. Bagaimana caranya?


Terpopuler: BLT BBM Tahap 2 Cair, Tabungan Nasabah BRI Lenyap Rp 10 Juta

6 hari lalu

Terpopuler: BLT BBM Tahap 2 Cair, Tabungan Nasabah BRI Lenyap Rp 10 Juta

Berita terpopuler kemarin diwarnai isu BLT BBM, hilangnya saldo nasabah BRI, sampai Luhut yang bicara perihal kesehatan lingkungan.


Venezuela dan Kubu Oposisi Kompak Minta Pencairan Dana Publik

7 hari lalu

Venezuela dan Kubu Oposisi Kompak Minta Pencairan Dana Publik

Uang milik Venezuela itu, diharapkan secara bertahap dicairkan demi mengatasi krisis kemanusiaan. Oposisi ikut mendukung hal ini


Kasus Ismail Bolong, Eks Wakapolri Ungkap Modus Mafia Tambang Amankan Bisnisnya

7 hari lalu

Kasus Ismail Bolong, Eks Wakapolri Ungkap Modus Mafia Tambang Amankan Bisnisnya

Eks Wakil Kepala Kepolisian RI Oegroseno mengatakan, kasus Ismail Bolong dalam memainkan bisnis tambang ilegal hanya segelintir kasus saja.


Mantan Wakapolri Bagikan Resep Perbaikan Institusi Polri

7 hari lalu

Mantan Wakapolri Bagikan Resep Perbaikan Institusi Polri

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah memperketat penyaringan calon anggota Polri.


Marak Pembobolan Rekening Bermodus Link Aplikasi Pengiriman Barang, Ini Penjelasan Asosiasi Logistik

8 hari lalu

Marak Pembobolan Rekening Bermodus Link Aplikasi Pengiriman Barang, Ini Penjelasan Asosiasi Logistik

Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) menanggapi soal maraknya modus pembobolan rekening bank melalui tautan atau link yang mengatasnamakan aplikasi pengiriman barang dan jasa.


Saldo di Rekening Brigadir J Disebut-sebut Mencapai Rp 100 Triliun, PPATK: Itu Hoaks

8 hari lalu

Saldo di Rekening Brigadir J Disebut-sebut Mencapai Rp 100 Triliun, PPATK: Itu Hoaks

PPATK mengkonfirmasi bahwa kabar soal rekening Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mencapai Rp 100 triliun tidak benar.


Operasi Kepolisian Puri Agung 2022 Sukses Mengamankan KTT G20

9 hari lalu

Operasi Kepolisian Puri Agung 2022 Sukses Mengamankan KTT G20

Keberhasilan tersebut berkat pengaman yang digelar oleh Polri sebagai wujud sinergitas dengan TNI dan Kementerian atau lembaga lain.