IHSG Menguat Pagi Ini, Investor Asing Jual Saham Bukalapak dan Borong TLKM

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi Saham atau Ilustrasi IHSG. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Ilustrasi Saham atau Ilustrasi IHSG. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan ini Kamis, 12 Agustus 2021.

    Pada pembukaan perdagangan hari ini, indeks komposit dibuka di level 6.092,25 dan menguat. Namun berselang 4 menit, IHSG terpantau terus melemah 0,34 persen atau 20,48 poin ke level 6.067,93.

    Indeks kembali naik pukul 09.15 WIB. Adapun pada perdagangan Selasa lalu, IHSG ditutup terkoreksi 0,64 persen di level 6.088,41.

    Investor asing terpantau masih menjual saham-saham berkapitalisasi jumbo dengan aksi jual bersih atau net foreign sell sekitar Rp 47,97 miliar per pukul 09.04 WIB.

    Saham berkapitalisasi besar yang dilepas asing pada perdagangan pagi ini dengan penjualan terbanyak yaitu saham PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) sebesar Rp 69,9 miliar.

    Kemudian saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) yang juga ikut diborong, masing-masing mencatat net foreign sell sebesar Rp 10,1 miliar dan Rp 2,5 miliar.

    Di sisi lain saham TLKM, UNTR, dan BMRI menjadi saham yang paling banyak dibeli investor asing dengan masing-masing net buy sebesar Rp 18,2 miliar, Rp 7,8 miliar, dan Rp 6 miliar.

    Sebelumnya, Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi Taulat menilai investor mendapat trigger negatif dari PPKM yang terus di perpanjang serta data indeks keyakinan konsumen bulan Juli yang turun cukup signifikan dan penjualan eceran yang tumbuh melambat jauh dari ekspektasi.

    Data indeks keyakinan konsumen menjadi 80,2 dari 107,4 dan penjualan eceran tumbuh melambat menjadi 2,5 persen dari 14,7 persen.

    "Pergerakan IHSG break out moving average 20 hari dan mampu bertahan pada moving average 50 hari secara teknikal," jelasnya dalam riset, Kamis.

    Menurutnya, IHSG menguji support bullish trend jangka menengah yang berada dikisaran MA50 pada level 6057 sebagai konfirmasi mempertahankan posisi di atas level psikologis 6.000.

    Baca juga: IHSG Diprediksi Tertekan, Samuel Sekuritas: Konsolidasi di Area 6.000-6.180


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)