Sri Mulyani Beberkan Subsidi Kuota Internet bagi 33,8 Juta Siswa hingga Guru

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Wamenkeu Suahasil Nazara mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2020. Dalam raker tersebut, Sri Mulyani dan Komisi Xi membahas Laporan Keuangan Kementerian Keuangan pada APBN 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Wamenkeu Suahasil Nazara mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2020. Dalam raker tersebut, Sri Mulyani dan Komisi Xi membahas Laporan Keuangan Kementerian Keuangan pada APBN 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.COJakarta - Sebanyak 33,8 juta siswa, guru, mahasiswa, hingga dosen akan kembali dapat bantuan subsidi kuota internet di tahun 2021 ini. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 2,7 triliun untuk periode bantuan, September-November 2021.

    "Kenapa tidak Agustus? karena waktu itu kita memutuskan, Pak Mendikbudristek (Nadiem Makarim) masih memerlukan proses untuk memperbarui datanya," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers pada Rabu, 4 Agustus 2021.

    Pertama, subsidi kuota internet di Kementerian Pendidikan sebesar Rp 2,3 triliun. Anggaran ini untuk membantu 26,8 juta penerima. Rinciannya yaitu:

    1. PAUD 7 GB per bulan, anggaran Rp 88,35 miliar untuk 1,5 juta penerima

    2. Siswa SD dan SMP 10 GB per bulan, anggaran Rp 1,6 miliar untuk 20,5 juta penerima

    3. Guru PAUD, SD, dan SMP 12 GB per bulan, anggaran Rp 154,4 miliar untuk 1,5 juta penerima

    4. Dosen dan mahasiswa 15 GB per bulan, anggaran Rp 404,9 miliar untuk 3,2 juta penerima

    Kedua, subsidi kuota internet di Kementerian Agama dengan besaran paket data yang sama dengan yang ada di Kementerian Pendidikan. Total anggarannya mencapai Rp 479 miliar untuk 6,9 juta penerima. Rinciannya yaitu:

    1. PAUD dengan anggaran Rp 27,5 miliar untuk 713 ribu penerima

    2. Siswa SD dan SMP dengan anggaran Rp 300,3 miliar untuk 5,4 juta penerima

    3. Guru PAUD, SD, dan SMP, dengan anggaran Rp 50,6 miliar untuk 765 ribu penerima

    4. Dosen dan mahasiswa dengan anggaran Rp 100,4 miliar untuk 1,2 juta penerima

    Baca: Martina Berto Jual Aset Rp 180 M untuk Bayar Utang, Begini Kondisi Keuangannya


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    DKI Tutup Sementara PTM 100 Persen di Sekolah yang Terpapar Covid-19

    Pemprov DKI Jakarta menutup sejumlah sekolah yang menggelar PTM 100 persen karena terpapar Covid-19. Namun sejumlah sekolah sudah kembali berkegiatan.