Sri Mulyani Prediksi Anggaran Kesehatan Tahun Ini Naik di Atas Rp 300 Triliun

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membetulkan posisi kacamatanya saat memberikan keterangan pers tentang realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 per akhir Oktober 2019 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin, 18 November 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membetulkan posisi kacamatanya saat memberikan keterangan pers tentang realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 per akhir Oktober 2019 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin, 18 November 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.COJakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan besar anggaran kesehatan dalam penanganan Covid-19 pada tahun ini meningkat hingga di atas Rp 300 triliun.

    "Untuk kesehatan kami naik dari Rp 176 triliun dalam penanganan COVID jadi Rp 214,9 triliun. Total anggaran kesehatan tahun ini diproyeksikan bahkan bisa mencapai di atas Rp 300 triliun," kata Sri Mulyani dalam webinar CSIS, Rabu, 4 Agustus 2021.

    Kenaikan nilai anggaran tersebut merupakan angka yang luar biasa besar. "Karena memang sebagian besar anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional adalah alokasi kesehatan," ujarnya.

    Pada awalnya, kata Sri Mulyani, anggaran yang dialokasikan untuk sektor kesehatan pada tahun ini sebesar Rp 176 triliun. Nilai itu kemudian bertambah menjadi Rp 214,9 triliun seiring dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM.

    Selain itu, belanja untuk bantuan sosial juga ditingkatkan menjadi Rp 187 triliun pada tahun 2021 karena masyarakat mengalami tekanan yang sangat luar biasa pada saat pemerintah melakukan pembatasan.

    Secara keseluruhan, kata Sri Mulyani, anggaran pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19 pada tahun ini sudah naik menjadi Rp 744,75 triliun, dari sebelumnya anggaran sebesar Rp 699,43 triliun. Penambahan anggaran itu, utamanya untuk menghadapi varian delta Covid-19 makin meluas.

    Baca: Pandemi, Sri Mulyani Sebut Masyarakat Digerojoki Informasi Menyesatkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.