OJK: Indikator Ekonomi hingga Kuartal II Menunjukkan Tren Membaik

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso,  saat meresmikan pencanangan program pendirian LKD dan menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama, OJK dan Kemendes di Gedung Grahadi Surabaya, Rabu (21/10).

    Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, saat meresmikan pencanangan program pendirian LKD dan menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama, OJK dan Kemendes di Gedung Grahadi Surabaya, Rabu (21/10).

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso menyampaikan bahwa sejumlah indikator ekonomi sampai dengan penghujung kuartal II 2021, menunjukkan tren membaik menuju pemulihan ekonomi nasional.

    "Meningkatnya mobilitas masyarakat pada kuartal II/2021 mendorong kenaikan permintaan yang berpengaruh pada kredit yang mulai mencatatkan pertumbuhan cukup tinggi," kata Wimboh Santoso dalam keterangan tertulis, Rabu, 4 Juli 2021.

    Dia mengatakan pertumbuhan kredit sebesar 1,83 persen (ytd) di Juni 2021, sehingga prediksi pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2021 sebesar 7 persen dapat tercapai.

    Sementara itu, seiring meningkatnya kasus aktif pada Juni 2021 yang menahan kembali aktivitas masyarakat, tercermin turunnya kenaikan aktivitas masyarakat dari 6,7 persen (Mei 2021) menjadi 5,2 persen, dapat sedikit berpengaruh terhadap prediksi semula.

    Efektivitas pelaksanaan PPKM level 4 yang disertai peningkatan distribusi dan pelaksanaan vaksinasi Covid 19, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan, kata dia, akan dapat mengakselerasi pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat ke depan.

    "Pertumbuhan saat ini masih ditopang oleh sektor konsumsi yang sangat tergantung dari mobilitas masyarakat," kata dia.

    Untuk itu, menurut Wimboh, perlu di buka ruang sumber pertumbuhan ekonomi baru yang lebih sustain selain sektor konsumsi, yang menyerap tenaga kerja dan beriorientasi ekspor. "Agar ekonomi dapat tumbuh lebih stabil dan berkesinambungan," ujar dia.

    Baca Juga: OJK Catat Jumlah Investor Pasar Modal Naik 96 Persen pada Juni 2021


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.