DPR Apresiasi Bea Cukai Soal Kemudahan Izin Masuk Alat Kesehatan untuk Covid-19

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad seusai penyuntikan sel dendritik di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Kamis, 22 April 2021. TEMPO/Putri

    Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad seusai penyuntikan sel dendritik di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Kamis, 22 April 2021. TEMPO/Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI sekaligus Koordinator Satgas Lawan Covid DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi Bea Cukai Tanjung Priok atas kemudahan izin masuk alat kesehatan untuk penanganan Covid-19.

    "Di mana aturan yang dibuat itu untuk mempermudah semua pihak yang ingin turut serta berpartisipasi melawan Covid sehingga barang-barang yang diperuntukkan untuk Covid bisa masuk dengan mudah dan dalam tempo cepat bisa langsung dieksekusi ke sasaran dan ke daerah impor masing-masing, sehingga kami harapkan bahwa hal ini terus berlangsung," ucap Dasco dalam keterangan tertulis, Selasa, 3 Agustus 2021. 

    Dasco yang didampingi anggota Satgas Lawan Covid DPR RI lainnya meninjau Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Priok pada Selasa, 3 Agustus 2021. Dalam lawatannya, Dasco disambut langsung oleh Dirjen Bea dan Cukai, Askolani dan Kapala Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Teguh.

    Di Pelabuhan Tanjung Priok, Dasco meninjau bagaimana kesiapan dari kantor Bea Cukai untuk melakukan integrasi dan sinkronisasi terhadap barang-barang yang masuk di pelabuhan.

    Selain itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini juga mengapresiasi petugas Bea Cukai yang ada di garis terdepan. 

    "Kepada Bea Cukai yang ada di garis depan kami berikan apresiasi juga kepada para petugas yang tidak kenal lelah. Bahkan kami lihat loketnya buka selama 24 jam setiap hari nonstop kami harapkan pelayanan agar terus bertambah baik," kata Dasco. 

    Dirjen Bea Cukai Askolani menjelaskan, barang-barang yang berhubungan untuk penanganan Covid-19 diutamakan dan dipisahkan dengan barang lainnya.

    "Kami sekarang proaktif pertama kami dapat info itu alkes langsung kita tarik yang dulunya mungkin urutan 20 bisa langsung kami taruh di urutan pertama untuk diselesaikan itu mungkin ya langkah  proaktif yang kami lakukan di semua pelabuhan dan bandara untuk semua alat kesehatan obat-obatan dan satu lagi vaksin mungkin itu," tuturnya.

    FAIRUZ AMANDA PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.