Ahok Minta Pertamina Kerja Keras Agar Setoran ke Negara Tak Turun

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjawab pertanyaan wartawan saat meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan usai menemui Presiden Joko Widodo di Jakarta, Senin, 9 Desember 2019. ANTARA

    Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjawab pertanyaan wartawan saat meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan usai menemui Presiden Joko Widodo di Jakarta, Senin, 9 Desember 2019. ANTARA


    Adapun pada 2020, Pertamina mencatatkan laba bersih sebesar US$ 1,05 miliar atau Rp 15,3 triliun (asumsi kurs 14.572). Ketimbang 2019, laba bersih ini turun sekitar 58 persen. Tahun sebelumnya, keuntungan perseroan mencapai US$ 2,35 miliar atau Rp 35,8 triliun.

    Sementara itu, EBITDA yang diperoleh Pertamina pada 2020 sebesar US$ 7,6 miliar dengan EBITDA margin 18,3 persen.

    Menurut Ahok, kinerja tahun lalu yang masih di jalur positif tak terlepas dari upaya perusahaan melakukan penghematan di berbagai sisi.

    Baca juga: Ahok Sebut Persoalan Kartu Kredit Pertamina Bukan Limit, tapi Etika Pemakaian


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)