Proyeksi INACA: Vaksinasi Jadi Game Changer Industri Penerbangan Nasional

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat ATR-72 milik maskapai penerbangan Citilink mendarat di Bandara Jenderal Besar Soedirman, Purbalingga, Jateng, Selasa 1 Juni 2021. Maskapai penerbangan Citilink melakukan

    Pesawat ATR-72 milik maskapai penerbangan Citilink mendarat di Bandara Jenderal Besar Soedirman, Purbalingga, Jateng, Selasa 1 Juni 2021. Maskapai penerbangan Citilink melakukan "proving flight" pesawat ATR-72 rute Surabaya-Purbalingga, dengan kapasitas 70 penumpang, sebagai simulasi akhir persiapan operasional komersial Bandara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria

    TEMPO.CO, Jakarta - Industri penerbangan adalah salah satu sektor yang paling terpuruk akibat hantaman pandemi Covid-19. Pembatasan kegiatan masyarakat otomatis juga membatasi mobilitas masyarakat, termasuk untuk penerbangan. 

    Indonesia National Air Carriers Association (INACA) bersama dengan Universitas Padjajaran (Unpad) telah berhasil menyusun White Paper tentang proyeksi pemulian sektor penerbangan di masa pandemi. INACA White Paper ini memuat beberapa rekomendasi terkait pemulihan sektor penerbangan di masa pandemi.

    Ketua tim riset INACA White Paper Unpad, Prita Amalia menjelaskan kajian ini bertujuan untuk mengetahui proyeksi pemulihan sektor penerbangan menuju era normal baru di tengah situasi pandemi Covid-19. Sebab, sektor penerbangan menjadi salah satu sektor yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19.

    Metode penyusunan White paper ini dilakukan dengan berbagai rangkaian kegiatan sebagai tahapan pengumpulan data. Salah satu di antaranya adalah menggelar focus group discussion (FGD) yang menghadirkan berbagai pakar dan narasumber yang bersedia memberikan data dan informasi untuk diolah lebih lanjut menjadi INACA White Paper.

    Rekomendasi INACA White Paper

    Melansir dari laman unpad.ac.id,  luaran dari INACA White Paper tersebut salah satunya berupa beberapa rekomendasi.  

    Rekomendasi yang pertama adalah pemulihan sektor penerbangan diprediksi akan mulai membaik di awal 2022 untuk penerbangan domestik dan akan optimal pada 2024.

    Sedangkan pemulihan penerbangan internasional diperkirakan mulai membaik pada akhir 2023 dan akan kembali optimal pada 2026.

    Rekomendasi kedua, untuk mendukung proyeksi tersebut, diperlukan dukungan pemerintah dalam bentuk kebijakan dan regulasi sebagai strategi pemulihan sektor penerbangan. Selain itu, perlunya kebijakan yang mendukung program vaksinasi nasional.

    Maka, optimalisasi kerja sama antar kementerian, lembaga, pusat, dan daerah, sekaligus kerja sama antar negara menjadi rekomendasi yang diajukan.

    Perihal program vaksinasi, Prita menjelaskan bahwa program ini menjadi game changer  pemulihan sektor penerangan di Indonesia. Dengan demikian, dibutuhkan dukungan regulasi agar vaksinasi mampu mencapai herd immunity.

    Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Arsjad Rasjid menyampaikan INACA White Paper merupakan kajian komprehensif tentang proyeksi industri penerbangan di Tanah Air. Menurutnya, kajian ini telah melakukan analisis dari sektor kesehatan, ekonomi, dan kebijakan pemerintah dalam memproyeksikan pemulihan sektor penerbangan.

    M. RIZQI AKBAR

    Baca juga: Bos Garuda: Industri Penerbangan Alami Masa Paling Mencekam dalam Sejarah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.