Lalu Muhammad Zohri Gagal ke Semifinal Olimpiade, Luhut: Mereka Sudah Berjuang

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) saat meninjau proses latihan atlet pelatnas atletik di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin, 3 Mei 2021. Latihan tersebut dilakukan untuk melihat persiapan atlet lompat jauh Sapwaturrahman dan atlet lari Lalu Muhammad Zohri sebelum mengikuti ajang World Athletics Continental Tour Gold 2021 di Tokyo. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) saat meninjau proses latihan atlet pelatnas atletik di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin, 3 Mei 2021. Latihan tersebut dilakukan untuk melihat persiapan atlet lompat jauh Sapwaturrahman dan atlet lari Lalu Muhammad Zohri sebelum mengikuti ajang World Athletics Continental Tour Gold 2021 di Tokyo. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi hasil yang dicapai oleh sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri dan Alvin Tehupeiory dalam Olimpiade Tokyo 2020. Meskipun, langkah dua atlet tersebut harus terhenti di ronde pertama babak utama.

    “Saya rasa mereka berdua sudah berjuang maksimal. Memang masih ada yang harus diperbaiki ke depannya, tapi kita harus bersabar dan berterimakasih kepada Zohri dan Alvin yang sudah berjuang di Olimpiade”, ujar Luhut dalam keterangan tertulis, Sabtu malam, 1 Agustus 2021.

    Zohri yang beraksi pada Heat 4 yang berlangsung Sabtu berhasil finis di urutan kelima dengan catatan waktu 10,26 detik. Catatan waktu ini masih di bawah prestasi terbaiknya yaitu 10,03 detik yang diraih pada kejuaraan Seiko Golden Grand Prix 2019.

    Namun, menurut Luhut, capaian ini cukup memuaskan, mengingat selama dua tahun terakhir Zohri hanya bertanding satu kali akibat operasi lutut dan pandemi Covid-19 yang membatalkan banyak kompetisi.

    Luhut mengaku puas melihat penampilan juara dunia U-20 tahun 2018 ini. Lalu Muhammad Zohri finis di belakang Koike Yuki dari Jepang (10,22), Jason Rogers dari St Kitts and Nevis (10,21), Su Bingtian dari Tiongkok (10,05) dan sprinter Afrika Selatan Gift Leotlela (10.04).

    Catatan waktu 10,26 detik menjadi season best Zohri setelah sebelumnya mencatat waktu 10,34 di Tokyo April yang lalu. “Saya yakin Zohri akan semakin baik. Usianya baru 21. Kita proyeksikan dia ke Olimpiade 2024 di Paris,” kata Luhut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.