Kapan Suspensi Saham Garuda Indonesia Dicabut? Ini Kata BEI

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan di Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 1,66 persen atau 106,76 poin ke level 6.307,13. Tempo/Tony Hartawan

    Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan di Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 1,66 persen atau 106,76 poin ke level 6.307,13. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Bursa Efek Indonesia masih menghentikan sementara perdagangan saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk alias GIAA di seluruh pasar. Suspensi itu dilakukan sejak 18 Juni 2021.

    "Bursa dapat mempertimbangkan pencabutan penghentian sementara Perdagangan Efek Perseroan jika kondisi kelangsungan usaha Perseroan telah menunjukkan perbaikan," ujar Direktur Penilaian BEI Indonesia I Gede Nyoman Yetna kepada awak media, Rabu, 28 Juli 2021.

    Perbaikan itu antara lain pembayaran utang dan kewajiban yang telah jatuh tempo, keberhasilan restrukturisasi kewajiban Perseroan, serta kondisi-kondisi lainnya yang dapat berpengaruh pada kelangsungan usaha Perseroan.

    Sebelumnya, GIAA melakukan penundaan pembayaran Jumlah Pembagian Berkala Sukuk Global yang telah jatuh tempo. Bursa berpendapat, hal tersebut mengindikasikan adanya permasalahan pada kelangsungan usaha perseroan alias going concern issue.

    Bursa juga telah menyematkan Notasi Khusus M, E, D, L, X kepada GIAA agar membantu awareness investor terkait dengan kondisi GIAA.

    Nyoman mengatakan penghentian sementara perdagangan efek GIAA bukan merupakan sanksi, melainkan sebuah tindakan perlindungan investor.

    "Dapat kami sampaikan bahwa penghentian sementara perdagangan efek justru bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada investor," kata Nyoman.

    Selain itu, kebijakan itu juga ditempuh untuk memberikan kesempatan kepada manajemen GIAA agar melakukan perbaikan terhadap isu-isu terjadi.

    "Hal tersebut akan mempercepat perusahaan untuk memperbaiki hal-hal yang menjadi penyebab penghentian sementara sehingga saham GIAA dapat diperdagangkan kembali, dan pemegang saham dapat menjual sahamnya di Bursa," tutur dia.

    BACA: Perdagangan IHSG Sesi Pertama, Saham LPPF Paling Diborong Asing

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.