Top 5 Investor Asing di Indonesia Semester I 2021, Bahlil: Belanda Paten Kali

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memberikan kata sambutan saat menghadiri acara silaturahim bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Kadin Sulaweai Barat  di Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa 22 Juni 2201. ANTARA FOTO/ Akbar Tado/yu.

    Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memberikan kata sambutan saat menghadiri acara silaturahim bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Kadin Sulaweai Barat di Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa 22 Juni 2201. ANTARA FOTO/ Akbar Tado/yu.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Investasi merekap lima negara dengan realiasi penanaman modal asing (PMA) terbesar di Indonesia sepanjang semester I 2021. Kelima negara investor tersebut adalah Singapura, Hong Kong, Cina, Belanda, dan Korea Selatan.

    Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan posisi PMA ini menggambarkan bahwa modal asing di Indonesia tidak hanya dikuasai oleh negara-negara di Asia.

    "Belanda masuk empat besar. Belanda paten kali ini. Tidak ada lagi dominasi Asia-Asia aja, tapi sudah mulai bergeser ke Eropa. Mudah-mudahan tambah bagus," ujar dia dalam konferensi pers virtual, Selasa, 27 Juli 2021.

    Kementerian Investasi mencatat realisasi penanaman modal selama semester I 2021 mencapai Rp 442,8 triliun atau naik 10 persen secara year on year. Realisasi PMA mendominasi capaian investasi sepanjang Januari-Juni sebesar 51,6 persen atau Rp 228,5 triliun.

    Dari realisasi PMA tersebut, investasi terbesar berasal dari Singapura sebesar 30,1 persen atau US$ 4,7 miliar. Posisi itu disusul Hong Kong dengan capaian investasi US$ 2,3 miliar atau 14,5 persen.

    Posisi ketiga ditempati Cina dengan total investasi US$ 1,7 miliar atau 10,7 persen. Sedangkan Belanda yang berada di urutan keempat mencatatkan realisasi penanaman modal US$ 1,3 miliar alias 8,2 persen. Posisi kelima ditempati Singapura dengan realisasi US$ 1,1 miliar atau 6,9 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.