Kementerian ESDM: Cadangan Batu Bara Indonesia hingga 65 Tahun

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyampaikan pemaparan dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Rapat kerja tersebut membahas proyeksi kebutuhan batubara sebagai Energi Primer untuk pembangkit listrik milik PLN dan IPP sampai tahun 2028 serta upaya Kementerian ESDM menjadi ketersediaan pasokan batubara tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyampaikan pemaparan dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Rapat kerja tersebut membahas proyeksi kebutuhan batubara sebagai Energi Primer untuk pembangkit listrik milik PLN dan IPP sampai tahun 2028 serta upaya Kementerian ESDM menjadi ketersediaan pasokan batubara tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Ridwan ESDM Djamaluddin mengatakan cadangan batu bara Indonesia masih banyak atau 38,84 miliar ton.

    "Kita masih punya kira-kira 60 hingga 65 tahun umur cadangan kita," kata Ridwan dalam diskusi virtual ESDM, Senin, 26 Juli 2021.

    Umur cadangan itu dengan asumsi produksi 600 juta ton per tahun.

    Dari jumlah cadangan itu, paling banyak berada di Kalimantan sebanyak 24,84 miliar ton atau 62,11 persen dan Sumatera 12,96 miliar ton atau 37,70 persen.

    "Ini adalah sebuah potensi besar yang mau tidak mau masih menjadi andalan Indonesia dalam menyediakan energi yang harganya terjangkau," ujarnya.

    Dia mengatakan salah satu upaya pemerintah saat ini adalah mendorong agar batu bara dimanfaatkan dengan cara lebih bersih.

    "Bagus niatnya, tapi tantanganya sebagaimana kita sudah ketahui ada 2 setidaknya," kata dia.

    Tantangan pertama adalah pengusahaan teknologi dan kedua adalah keekonomian dalam melaksanakan itu.

    "Tantangan ini besar sekali sehingga project nilai tambah hilirisasi batu bara yang sudah kami dorong sampai saat ini masih berjalan dengan kecepatan yang belum sesuai ekspektasi kami," kata Ridwan.

    Baca: Awasi Kegiatan Tambang, ESDM Gunakan Teknologi Artificial Intelligence

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.