Grup Emtek Investasi Rp 5,44 Triliun di Grab Indonesia

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - PT Elang Mahkota Teknologi Tbk atau Emtek menginvestasikan US$375 juta atau sekitar Rp 5,44 triliun di perusahaan ride-hailing dan pembayaran PT Grab Teknologi Indonesia atau Grab Indonesia. Hal ini sebagai tanda kerja sama yang lebih dalam.

    “Kesepakatan itu merupakan kerja sama terbaru antara Grab yang berkantor pusat di Singapura, perusahaan transportasi dan pengiriman makanan terbesar di kawasan itu, dan konglomerat Asia Tenggara, termasuk investasi strategis oleh Central Group Thailand pada 2019,” bunyi pernyataan dari Emtek seperti dikutip dari Reuters pada Senin, 26 Juli 2021.

    Beberapa sumber mengatakan kepada Reuters bahwa kesepakatan itu sebagian bertujuan untuk perombakan di sektor pembayaran digital dan membantu Grab meningkatkan kepemilikannya di e-wallet OVO.

    Selain Grab, perusahaan milik konglomerat Eddy Sariatmadja memiliki saham di perusahaan media seperti PT Surya Citra Media Televisi Tbk atau SCMA dengan kanal televisi SCTV dan Indonesia serta sejumlah media daring seperti liputan6.com dan kapanlagi.com yang berada di bawah naungan PT Kreatif Media Karya atau KMK.

    Selain media, juga memiliki saham di pembayaran elektronik seperti DANA serta saham di situs e-commerce yaitu Bukalapak.

    Reuters melaporkan pada 2019, mengutip dari sumber, bahwa OVO dan DANA sedang dalam pembicaraan untuk melakukan kerja sama. Namun, belum ada kepastian atau tanggapan dari Grab, OVO, DANA, dan Emtek.

    Sebelumnya diberitakan, Corporate Secretary Elang Mahkota Teknologi atau Emtek Titi Maria Rusli menyampaikan pada 30 Juni 2021, EMTK telah efektif menambah kepemilikan saham berupa penyertaan saham baru yang diterbitkan PT Grab Teknologi Indonesia (GTI).

    GTI menerbitkan 311.274.193 atau 311,27 juta saham dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham. Jumlah itu setara dengan 3,29 persen dari modal disetor dan ditempatkan GTI dan nilai penyertaan Rp 3.087.840.000 atau Rp 3,08 triliun, atau sekitar US$210 juta.

    Sebelumnya, EMTK sudah memegang 244.572.589 atau 244,57 juta saham GTI. Jumlah itu setara dengan 2,68 persen dari modal disetor dan ditempatkan GTI, atau menjadi 2,59 persen setelah penempatan saham.

    "Setelah transaksi pada 30 Juni 2021, EMTK  (Emtek) memiliki 5,88 persen saham GTI," kata Titi dalam keterangan resmi, Jumat, 2 Juli 2021.

    SYAHARANI PUTRI | REUTERS | BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.