IHSG Ditutup di Level 6.106, Saham Emiten Sandiaga Uno dan Erick Thohir Melejit

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Saham atau Ilustrasi IHSG. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    Ilustrasi Saham atau Ilustrasi IHSG. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG menutup sesi perdagangan di level 6.106. Angka tersebut hanya 0,07 persen lebih tinggi dari angka penutupan pekan lalu yang di 6.101.

    Sebanyak 247 saham menguat, 271 saham melemah, dan 148 saham stagnan pada perdagangan hari ini, dengan nilai transaksi sebesar Rp 11 triliun.

    "Di akhir sesi kedua hari ini tercatat jual bersih investor asing di pasar reguler sebesar Rp 212,1 miliar, sementara di pasar negosiasi tercatat jual bersih asing sebesar Rp 30,1 miliar," dinukil dari analisis Samuel Sekuritas Indonesia, Senin, 26 Juli s021.

    Saham yang paling banyak dibeli asing di pasar reguler: AGRO Rp 42,3 miliar, TLKM Rp 38 miliar, dan BABP Rp 36 miliar. Adapun saham yang paling banyak dijual asing di pasar reguler antara lain BBCA Rp 90,8 miliar, DMMX Rp 79,4 miliar, dan ANTM Rp 59,9 miliar.

    Salah satu saham yang melejit adalah saham emiten milik Sandiaga Uno, Saratoga Investama Sedaya (SRTG). Setelah cenderung stagnan di sesi pertama, saham ini tiba-tiba menguat di sesi kedua sebelum menutup sesi perdagangan di level Rp 1.850 per saham atau naik 7,5 persen.

    Adapun duet saham emiten milik Erick Thohir, Mahaka Media (ABBA) dan anak usahanya Mahaka Radio Integra (MARI) masih terus melanjutkan tren positifnya di perdagangan hari ini. ABBA berhasil menutup sesi perdagangan di titik ARAnya di level Rp 540 per saham atau naik 25 persen, sementara MARI menutup sesi di level Rp 448 per saham atau naik 8,2 persen.

    Dari sektor transportasi, saham operator travel DayTrans, PT Weha Transportasi Indonesia (WEHA) bergerak naik di sesi kedua ini sebelum menutup sesi perdagangan di titik ARA-nya di level Rp 114 per saham atau naik 34,1 persen.

    Untuk diketahui, WEHA merencanakan aksi korporasi berupa rights issue dengan penerbitan 886,41 juta saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Dana dari rights issue tersebut rencananya akan digunakan untuk modal kerja, pengurangan utang, dan pengembangan usaha.

    Berkebalikan dengan saham-saham tersebut, kinerja saham bank-bank big 4 Indonesia tidak bagus hari ini. Keempatnya kompak melemah, dengan Bank Mandiri (BMRI) menunjukkan pelemahan terbesar diantara keempatnya dengan turun 2,0 persen. Selain itu, Bank BRI (BBRI) turun 1,0 persen, Bank BCA (BBCA) turun 0,5 persen dan Bank BNI (BBNI) turun 0,49 persen.

    Baca Juga: IHSG Sesi Pertama Menguat Tipis, Ini Analisis Samuel Sekuritas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...