Hasil Evaluasi Selama PPKM Darurat, Angka Kematian Capai Rekor Tertinggi

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pasien menjalani perawatan di tenda barak IGD tambahan RSUP Dr Sardjito, Sleman, DI Yogyakarta, Ahad, 4 Juli 2021. RSUP Sardjito mengatakan tidak semua pasien yang meninggal dalam rentang 24 jam ini akibat kehabisan oksigen. ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

    Sejumlah pasien menjalani perawatan di tenda barak IGD tambahan RSUP Dr Sardjito, Sleman, DI Yogyakarta, Ahad, 4 Juli 2021. RSUP Sardjito mengatakan tidak semua pasien yang meninggal dalam rentang 24 jam ini akibat kehabisan oksigen. ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Darurat atau PPKM Level 4 sejatinya akan berakhir hari ini setelah sebelumnya diperpanjang dari tanggal 20 Juli 2021 lalu.

    Dalam penerapannya, pemerintah telah menetapkan sejumlah target. Salah satunya adalah target mengenai tren angka positif hingga menekan tingkat kematian pasien Covid-19. Bagaimana hasil evaluasi pemerintah atas sejumlah indikator yang ditetapkan pemerintah itu?

    Tingkat kematian dalam beberapa hari terakhir tercatat menembus rekor tertinggi sejak pandemi ditetapkan pada Maret 2020 lalu. Adapun kasus positif terus berada di atas 40.000 hingga 50.000 kasus per hari.

    Per Jumat kemarin, 23 Juli 2021, kematian telah menembus angka 1.566 kasus. Penambahan kasus kematian ini menjadi yang tertinggi sejak pandemi melanda Indonesia. Dengan begitu, maka total kasus meninggal akibat Covid-19 telah menembus 80.598 kasus.

    Sepanjang PPKM Darurat, kasus meninggal tercatat terus mengalami peningkatan. Per 3 Juli 2021 atau hari pertama penerapan PPKM Darurat se-Jawa dan Bali, kasus meninggal mencapai 493 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.