Salurkan 55 Ribu Paket Sembako per Hari, Bulog Targetkan Rampung pada 30 Juli

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja melakukan pengemasan kotak berisi bahan pangan bantuan sosial Provinsi Jawa Barat di gudang Bulog Gedebage, Bandung, Rabu, 8 Juli 2020. Pemerintah segera menyalurkan bantuan sosial tahap ke dua sebanyak 1.306.247 paket bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di seluruh kota kabupaten di Jawa Barat. TEMPO/Prima Mulia

    Pekerja melakukan pengemasan kotak berisi bahan pangan bantuan sosial Provinsi Jawa Barat di gudang Bulog Gedebage, Bandung, Rabu, 8 Juli 2020. Pemerintah segera menyalurkan bantuan sosial tahap ke dua sebanyak 1.306.247 paket bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di seluruh kota kabupaten di Jawa Barat. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan Umum Bulog mulai menyalurkan paket sembako sebanyak 55 ribu sehari di masa PPKM Darurat. Direktur Utama Bulog Budi Waseso alias Buwas menjelaskan, penyaluran paket sembako sudah dilakukan mulai Kamis, 22 Juli 2021.

    "Kita sudah siap untuk menyalurkan dan harapan kami kerja sama dengan Kementerian Sosial melalui dinas sosial di seluruh wilayah berjalan, dan mohon bantuannya para kepala daerah untuk  mengaktifkan dinas sosialnya sehingga tidak ada hambatan," ujar Buwas seperti dalam keterangannya, Kamis petang, 22 Juli.

    Bulog mendapatkan bantuan pengangkut bansos dari PT Pos dan DNR Corporation. Penyaluran bansos dilakukan secara bertahap ke seluruh Indonesia.

    Adapun untuk penyaluran beras, bantuan akan diantarkan langsung ke alamat penerima bantuan. Buwas berharap  sebelum 30, ini semua paket bansos sudah sampai kepada tujuan dan langsung diterima  berdasarkan data by name by address.

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengatakan efektivitas perpanjangan PPKM Darurat tergantung pada penyaluran bansos kepada masyarakat. Luhut menekankan pentingnya bansos bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani karantina.

    "Sangat penting namanya bansos ini karena nanti yang positif dan masuk karantina, bagaimanapun harus kita bantu dengan bansos. Jangan sampai kepala keluarga dipisahkan dari keluarganya dan tidak menerima bantuan dan saya kira penting mendapat perhatian kita," ujar Luhut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.