Wafat di Usia 76 Tahun, Begini Rekam Jejak Ekonom Christianto Wibisono

Reporter

Christianto Wibisono, seorang analis bisnis terkemuka di Indonesia serta pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia, saat ditemui di Apartement Kempinsky, Jakarta, 8 Mei 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Ekonom senior Christianto Wibisono meninggal dunia pada hari ini, Kamis, 22 Juli 2021, di usia yang ke 76 tahun. Christianto adalah pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI) dan salah satu tokoh pers.

Kabar duka ini salah satunya disampaikan oleh mantan Wakil Presiden Indonesia Boediono lewat akun twitternya @boediono pada pukul setengah 7 malam. "Mas Christianto Wibisono. Rest in peace," cuit Boediono.

Selain itu, kabar duka ini juga disampaikan oleh juru bicara Partai Solidaris Indonesia (PSI) Andy Budiman. "Selamat jalan Pak Christianto Wibisono. Beristirahatlah dalam damai," cuit Andy dalam akun twitternya @Andy_Budiman_ pada pukul 6 sore.

Christianto tercatat sempat bergabung ke PSI pada 25 April 2018. Saat itu, pria kelahiran Semarang, 10 April 1945, tersebut menjadi bakal calon anggota legislatif dari PSI untuk daerah pemilihan DKI Jakarta.

Semasa hidupnya, selain dikenal sebagai analis bisnis kondang, alumnus Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (FHIPK) Universitas Indonesia itu juga dikenal sebagai penulis dan kolumnis. Christianto pun dikenal sebagai seorang yang aktif menyuarakan kebebasan pers di era Presiden Soeharto.

Karir kepenulisannya dimulai saat ia menjadi penulis di surat kabar terbitan Ikatan Pers Mahasiswa Indonesia, yaitu Harian KAMI yang terbit perdana pada Juni 1966. Christianto juga tercatat terlibat dalam pendirian Majalah Tempo bersama Goenawan Mohamad, Harjoko Trisnadi, Fikri Jufri, Lukman Setiawan, dan Usamah pada 1971.

Namun demikian, ia keluar dari Tempo pada 1973 dan melanjutkan studinya di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UI di 1974 dan menamatkannya pada 1978. Pada 1980, ia mendirikan Pusat Data Bisnis Indonesia. Christianto sempat menjadi asisten pribadi dari Wakil Presiden Adam Malik pada 1978-1983.

Christianto angkat kaki dari Indonesia selang sebulan setelah peristiwa Kerusuhan Mei 1998. Ia pergi menuju Amerika Serikat bersama keluarganya sejak 11 Juni 1998. Ia diketahui baru pulang ke Jakarta setelah delapan tahun tinggal di Amerika tepatnya pada 2006.

Ia mengatakan memilih menyingkir ke negeri Abang Sam setelah mendapat surat kaleng yang berisi makian dan ancaman secara rasis serta tidak manusiawi. "Di Washington DC saya menjadi seorang lobbyist dengan memanfaatkan jaringan lembaga PDHI yang saya miliki," kata dia bercerita kepada Tempo pada Mei 2018.

Pada era Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Christianto sempat diminta untuk menjadi menteri. Namun, tawaran itu ia tolak. Dia kemudian menjadi anggota Komite Ekonomi Nasional era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2007-2010.

CAESAR AKBAR | FAJAR PEBRIANTO

Baca: Ekonom Christianto Wibisono Tutup Usia, Boediono: Rest in Peace






Sorot Formula E, PSI: Masih Utang Rp 90 Miliar & Rp 560 Miliar APBD Kok Bilang Untung

2 jam lalu

Sorot Formula E, PSI: Masih Utang Rp 90 Miliar & Rp 560 Miliar APBD Kok Bilang Untung

PSI minta Jakpro segera menyampaikan laporan pertanggungjawaban atau LPJ kegiatan Formula E pada legislatif.


Calon Gubernur BI Minimal Punya 5 Kriteria Ini, Kata Ekonom Celios

7 jam lalu

Calon Gubernur BI Minimal Punya 5 Kriteria Ini, Kata Ekonom Celios

Masa jabatan Gubernur BI Perry Warjiyo akan berakhir pada Mei 2023. Celios membeberkan 5 kriteria calon Gubernur BI yang baru.


Suami Yenny Wahid, Dhohir Farisi, Langsung Dapat Jabatan Mentereng di PSI, Ini Kata Grace Natalie

9 jam lalu

Suami Yenny Wahid, Dhohir Farisi, Langsung Dapat Jabatan Mentereng di PSI, Ini Kata Grace Natalie

Grace Natalie menjelaskan kenapa Dhohir Farisi, suami Yenny Wahid, langsung mendapatkan jabatan Dewan Pengarah Pemenangan Pemilu 2024 di PSI.


PSI Optimis Raih 6,6 Juta Suara, Begini HItung-HItungannya

18 jam lalu

PSI Optimis Raih 6,6 Juta Suara, Begini HItung-HItungannya

PSI yakin bisa meraih 6,6 juta suara dengan memenuhi kuota caleg.


Soal Dukungan Terhadap Ganjar Pranowo, PSI Tepis Anggapan Ambil Kader Partai Lain

19 jam lalu

Soal Dukungan Terhadap Ganjar Pranowo, PSI Tepis Anggapan Ambil Kader Partai Lain

PSI menyatakan dukungan mereka terhadap Ganjar Pranowo murni aspirasi dari masyarakat.


PSI Tegaskan Tolak Pemilu Sistem Proporsional Tertutup

1 hari lalu

PSI Tegaskan Tolak Pemilu Sistem Proporsional Tertutup

Grace Natalie menegaskan PSI menolak Pemilu dengan sistem proporsional tertutup. Ia mengatakan hal itu mencederai demokrasi.


Jokowi Berikan PR ke PSI. Grace Natalie: Diminta Tampil Beda

1 hari lalu

Jokowi Berikan PR ke PSI. Grace Natalie: Diminta Tampil Beda

Jokowi menyampaikan agar PSI bisa tampil beda dari partai lainnya saat berbicara dalam acara ulang tahun partai tersebut Selasa lalu.


PSI Pertimbangkan Merapat ke KIB dengan Beberapa Catatan

1 hari lalu

PSI Pertimbangkan Merapat ke KIB dengan Beberapa Catatan

Grace Natalie mempertimbangkan kemungkinan PSI merapat ke Koalisi Indonesia Bersatu dengan beberapa catatan.


Alasan Eks Staf Ahok Tinggalkan PSI dan Tempat Berlabuhnya Kini

1 hari lalu

Alasan Eks Staf Ahok Tinggalkan PSI dan Tempat Berlabuhnya Kini

Dua eks staf Ahok memutuskan meninggalkan PSI. Apa alasannya? Di mana tempat mereka berlabuh saat ini?


Jokowi Dukung PSI untuk Kawal Hilirisasi Baterai Kendaraan Listrik

1 hari lalu

Jokowi Dukung PSI untuk Kawal Hilirisasi Baterai Kendaraan Listrik

Jokowi mendukung kader PSI agar lolos ke Senayan sebagai perwakilan DPR untuk mengawal hilirisasi industri baterai kendaraan listrik.