Total Aset BCA Naik 15,8 Persen Jadi Rp 1.129,5 T di Akhir Juni 2021

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas perbankan Bank BCA Cabang Thamrin, Jakarta, Kamis 11 Februari 2021. Tempo/Tony Hartawan

    Aktivitas perbankan Bank BCA Cabang Thamrin, Jakarta, Kamis 11 Februari 2021. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk atau BCA mencatat total aset naik 15,8 persen secara year on year menjadi Rp 1.129,5 triliun di akhir Juni 2021. Hal itu salah satunya didorong oleh kinerja dana pihak ketiga, di mana CASA naik 21,0 persen YoY menjadi Rp 697,1 triliun.

    "Deposito berjangka meningkat 6,8 persen YoY mencapai Rp 198,2 triliun," kata Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja dalam konferensi pers virtual, Kamis, 22 Juli 2021.

    Secara keseluruhan, total dana pihak ketiga tumbuh 17,5 persen dari periode yang sama tahun lalu menjadi Rp 895,2 triliun,

    Dengan memanfaatkan basis nasabah yang besar serta memperkuat ekspansi ekosistem digital, BCA mampu mempertahankan kekuatan di segmen perbankan transaksi sebagai penggerak pendanaan CASA yang solid.

    ADVERTISEMENT

    "BCA memproses 41 juta transaksi per hari secara rata-rata pada semester I 2021, naik dari 28 juta di periode yang sama tahun lalu. CASA berkontribusi sebesar 77,9 persen dari total dana pihak ketiga per Juni 2021," kata dia.

    Adapun BCA mencatat total pendapatan operasional tercatat sebesar Rp 38,5 triliun pada semester I 2021 atau naik 2,4 persen dari tahun lalu. Sementara itu, laba bersih tumbuh 18,1 persen YoY menjadi Rp 14,5 triliun.

    "Karena basis perbandingan laba bersih yang lebih rendah pada triwulan II 2020, yang dipengaruhi oleh tingginya tingkat biaya kredit (Cost of Credit) saat awal pandemi Covid-19 di triwulan II tahun lalu," kata dia.

    Sebagai catatan, biaya cadangan di triwulan II 2020 tercatat 32,4 persen lebih besar dibandingkan dengan triwulan II 2021.

    Dia menuturkan pendapatan bunga bersih BCA sebesar 3,8 persen YoY menjadi Rp 28,3 triliun pada semester I 2021. Di sisi lain, pendapatan non-bunga menurun tipis 1,2 persen YoY menjadi Rp 10,2 triliun.

    Baca Juga: Pembukaan Rekening Dana Investor BCA Lampaui 1 Juta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.