Luhut Siapkan Bansos untuk Keluarga yang Kepala Keluarganya Terjangkit Covid-19

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan diperiksa suhu tubuhnya sebelum rapat dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 3 Maret 2020. Pemeriksaan kondisi suhu tubuh bagi tamu maupun pejabat tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan Istana Kepresidenan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan diperiksa suhu tubuhnya sebelum rapat dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 3 Maret 2020. Pemeriksaan kondisi suhu tubuh bagi tamu maupun pejabat tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan Istana Kepresidenan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah akan memberi bansos kepada keluarga yang kepala keluarganya terjangkit Covid-19.

    "Apabila kepala keluarga yang kena, maka kami merencanakan keluarga tersebut akan kami bantu dengan diberikan bansos oleh pemerintah guna meringankan bebannya," ujar Luhut dalam konferensi pers, Rabu, 21 Juli 2021.

    Kebijakan itu selaras dengan rencana pemerintah meningkatkan pengetesan, pelacakan, dan perawatan pasien Covid-19. Ia mengatakan mereka yang terdeteksi positif Covid-19 segera dibawa ke pusat isolasi yang dibuat pemerintah.

    Di pusat isolasi itu, mereka akan mendapat penanganan dan obat-batan yang dijamin pemerintah. "Keluarganya akan kita berikan sembako, sehingga kalau kepala keluarga yang kena tidak perlu keluarganya menjadi menderita," ujar Luhut.

    ADVERTISEMENT

    Sebelumnya, Luhut mengatakan dalam waktu dekat pemerintah akan meningkatkan pengetesan, pelacakan, dan memperbanyak pusat-pusat isolasi di daerah padat penduduk.

    Ia mengatakan peluang penyakit tersebut memburuk bisa diperkecil. Luhut berharap nantinya lokasi karantina itu akan mengikuti capaian di Wisma Atlet, DKI Jakarta, yang tingkat kematiannya sangat rendah.

    "Daripada di rumah saja, terutama di rumah kawasan padat penduduk saya kira tingkat penyebaran tinggi. Jadi kami ingin memutus transmisi varian delta," kata Luhut.

    Luhut berharap dalam dua hari kebijakan tersebut bisa dilakukan secara masif. Selain pengetesan dan pelacakan, Luhut mengatakan pemerintah akan menggencarkan vaksinasi. Pasalnya, ia mengatakan data menunjukkan bahwa tingkat kematian dari pasien yang sudah divaksinasi sangat rendah.

    "Masalah vaksin itu hal yang penting. Juga testing tracing penting agar bisa diketahui sejak awal jadi bisa dirawat dengan baik. Kami mempersiapkan testing dan tracing dalam waktu dekat, sehingga bisa melakukan mitigasi dari varian delta," tutur Luhut.

    BACA: Luhut: Keresahan Kita Berpolitik Bisa Akibatkan Orang Meninggal

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.