Tekan Laju Varian Delta, Luhut Bakal Tingkatkan Tes di Kawasan Padat Penduduk

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B Panjaitan meninjau Rumah Oksigen Gotong Royong yang diinisiasi GoTo, Kadin dan Samator Group

    Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B Panjaitan meninjau Rumah Oksigen Gotong Royong yang diinisiasi GoTo, Kadin dan Samator Group

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan dalam waktu dekat pemerintah akan meningkatkan pengetesan, pelacakan, dan memperbanyak pusat-pusat isolasi di daerah padat penduduk.

    "Jadi nanti jam 19.45 kami akan finalkan, bagaimana kita akan tracing di perumahan padat penduduk di kawasan aglomerasi," ujar Luhut dalam konferensi pers, Rabu, 21 Juli 2021.

    Nantinya, ketika dalam pengetesan didapati ada warga positif Covid-19, maka akan segera dibawa ke lokasi karantina. Lokasi karantina itu akan dilengkapi oleh dokter dan obat-obatan.

    Dengan demikian, ia mengatakan peluang penyakit tersebut memburuk bisa diperkecil. Luhut berharap nantinya lokasi karantina itu akan mengikuti capaian di Wisma Atlet, DKI Jakarta, yang tingkat kematiannya sangat rendah.

    "Daripada di rumah saja, terutama di rumah kawasan padat penduduk saya kira tingkat penyebaran tinggi. Jadi kami ingin memutus transmisi varian delta," kata dia.

    Ia berharap dalam dua hari kebijakan tersebut bisa dilakukan secara masif. Selain pengetesan dan pelacakan, kata dia, pemerintah akan menggencarkan vaksinasi. Pasalnya, data menunjukkan bahwa tingkat kematian dari pasien yang sudah divaksinasi sangat rendah.

    "Masalah vaksin itu hal yang penting. Juga testingtracing penting agar bisa diketahui sejak awal jadi bisa dirawat dengan baik. Kami mempersiapkan testing dan tracing dalam waktu dekat, sehingga bisa melakukan mitigasi dari varian delta," tutur Luhut.

    Baca Juga: Luhut Sebut Malaysia hingga Amerika Sudah Antre Beli Peralatan Oksigen


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.