PPKM Darurat, Pengusaha Minta Perusahaan Fokus Ekspor Bisa Beroperasi 100 Persen

Pekerja mengamplas papan bahan dasar pembuatan mebel di Manggarai, Jakarta, 23 Juni 2015. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan, realisasi pertumbuhan produksi industri manufaktur kelas menengah besar sektor furnitur dan kerajinan hanya bertumbuh 0,88% pada kuartal I/2015. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

TEMPO.COJakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Hariyadi B Sukamdani memohon pemerintah agar dalam penerapan kebijakan PPKM Darurat, tetap mengizinkan sejumlah industri manufaktur tetap beroperasi dengan tetap bisa beroperasi, meskipun dengan syarat. Industri manufaktur yang dimaksud adalah industri yang bergerak di sektor kritikal dan esensial serta industri penunjangnya dan industri yang berorientasi ekspor.

"Dengan kapasitas maksimal 100 persen karyawan operasional dan 25 persen karyawan penunjang operasional, apabila sudah melakukan vaksinasi minimal dua kali untuk seluruh karyawannya," kata Hariyadi dalam konferensi pers virtual Rabu, 21 Juli 2021.

Dia mengatakan perusahaan diharuskan tetap mengikuti protokol kesehatan secara ketat dan melaporkan kegiatannya secara berkala pada Kementerian Perindustrian. Selain itu, perusahaan manufaktur yang telah memiliki komitmen pengantaran dengan perusahaan lain di lingkup nasional atau negara lain yang secara kontraktual tidak bisa dihindari, harus diperhatikan.

Menurut Hariyadi, industri manufaktur yang dapat menjaga produk-produk domestik bertahan dalam rangka substitusi impor berupa bahan baku dan bahan penolong produksi, juga harus diprioritaskan pemerintah.

"Akan tetapi, bila ada kasus konfirmasi positif dalam industri manufaktur tersebut, evaluasi akan cepat dilakukan dengan menurunkan kapasitas menjadi 50 persen karyawan operasional dan 10 persen karyawan penunjang operasional," katanya.






Profil Markus Maturo, Perusahaannya Kebut Produksi Kompor Listrik Pesanan Pemerintah Seperti Hartono Bersaudara

6 jam lalu

Profil Markus Maturo, Perusahaannya Kebut Produksi Kompor Listrik Pesanan Pemerintah Seperti Hartono Bersaudara

Perusahaan Markus Maturo, kecipratan cuan untuk pesanan produksi kompor listrik untuk konversi LPG 3 kg, seperti Hartono Bersaudara. Siapa Maturo?


Kadin Minta Hilirisasi Timah Dilakukan Secara Bertahap

3 hari lalu

Kadin Minta Hilirisasi Timah Dilakukan Secara Bertahap

Presiden Jokowi berencana menghentikan ekspor timah untuk mengembangkan industri hilir timah di dalam negeri sehingga memiliki nilai tambah.


RI Akan Perkuat Hubungan Dagang dengan Arab Saudi Melalui CEPA

4 hari lalu

RI Akan Perkuat Hubungan Dagang dengan Arab Saudi Melalui CEPA

Menteri Zulkifli Hasan akan memulai perundingan CEPA antara Indonesia dan Arab Saudi sebagai bentuk upaya mendorong hubungan dagang dua negara.


Kadin Desak Pemerintah Bikin Kajian Sebelum Jokowi Stop Ekspor Timah

5 hari lalu

Kadin Desak Pemerintah Bikin Kajian Sebelum Jokowi Stop Ekspor Timah

Jokowi sebelumnya menegaskan pemerintah terus menjalankan larangan ekspor barang tambang mentah, termasuk timah.


PT Bukit Asam Ekspor Ratusan Ton Batu Bara ke Italia, Jajaki Peluang di Pasar Eropa

6 hari lalu

PT Bukit Asam Ekspor Ratusan Ton Batu Bara ke Italia, Jajaki Peluang di Pasar Eropa

PT Bukit Asam (Persero) Tbk menjajaki pasar Eropa untuk ekspor batu bara.


Jokowi Resmikan Tol Cibitung-Cilincing dan Tol Serpong - Balaraja Seksi I

6 hari lalu

Jokowi Resmikan Tol Cibitung-Cilincing dan Tol Serpong - Balaraja Seksi I

Jokowi hari ini meresmikan dua ruas tol baru. Selain mempercepat mobilitas barang, jalan tol ini diyakini bakal mengurangi kemacetan di Jakarta.


Sumbangan UMKM ke Ekspor Nonmigas Hanya 15,7 Persen, Kemenkop Targetkan 17 Persen dii 2024

8 hari lalu

Sumbangan UMKM ke Ekspor Nonmigas Hanya 15,7 Persen, Kemenkop Targetkan 17 Persen dii 2024

Kontribusi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terhadap ekspor nonmigas baru sekitar 15,7 persen


28 Bulan Perdagangan Surplus, Airlangga: Penanganan Ekonomi di Jalur Tepat

9 hari lalu

28 Bulan Perdagangan Surplus, Airlangga: Penanganan Ekonomi di Jalur Tepat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim penanganan ekonomi oleh pemerintah saat ini sudah di jalur yang tepat.


Ekspor Kembali Tembus Rekor Tertinggi, Zulhas: Kemendag Akan Terus Jaga Momentum

9 hari lalu

Ekspor Kembali Tembus Rekor Tertinggi, Zulhas: Kemendag Akan Terus Jaga Momentum

Zulhas menjelaskan nilai ekspor per Agustus 2022 memecahkan rekor sebelumnya yang dicapai pada April 2022 lalu, yaitu sebesar US$ 27,32 miliar.


Tanda-tanda Pandemi Covid-19 Berakhir, WHO Keluarkan 6 Kebijakan

10 hari lalu

Tanda-tanda Pandemi Covid-19 Berakhir, WHO Keluarkan 6 Kebijakan

Dirjen WHO menyatakan sudah ada tanda-tanda pandemi Covid-19 akan berakhir.