Sandiaga Kirim Delegasi RI untuk Promosi Wisata ke Amerika

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kemenparekraf terus berpromosi ke mancanegara, meskipun kedatangan wisatawan mancanegara masih minim. Dok. Kemenparekraf

    Kemenparekraf terus berpromosi ke mancanegara, meskipun kedatangan wisatawan mancanegara masih minim. Dok. Kemenparekraf

    TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengirim delegasi dari Indonesia ke Amerika Serikat untuk melakukan promosi wisata. Informasi itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam Instagram pribadinya, @sandiuno, Minggu, 18 Juli 2021.

    “Saya menugaskan anak saya, Amyra, yang kebetulan baru saja menyelesaikan studinya di sana (Amerika Serikat) untuk memandu delegasi Indonesia yang akan berangkat,” tutur Sandiaga.

    Sandiaga berujar, sedianya ia juga akan hadir dalam agenda promosi pariwisata bertajuk Spice Up The World tersebut. Agenda ini bertujuan untuk mempromosikan kuliner Indonesia dan membuka peluang agar UMKM kuliner Indonesia mendunia.

    Namun karena situasi PPKM Darurat, ia memutuskan untuk tidak ikut dalam rombongan. Musababnya, di tengah melonjaknya kasus Covid-19, ia menyebut banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan dan dukungan dari pemerintah secara langsung.

    Sandiaga pun meminta putrinya, Amyra Atheefa, yang saat ini tinggal di Amerika, untuk memandu para delegasi dari Indonesia yang akan diberangkatkan. “Saya ingin Amyra ikut serta membantu team @kemenparekraf.ri untuk mengoptimalkan event ini, mempromosikan potensi ekonomi kreatif serta pariwisata Indonesia,” ujar Sandiaga.

    Sandiaga juga berharap seluruh warga negara Indonesia yang ada di Amerika ikut membantu dalam melancarkan agenda promosi tersebut. Ia meminta diaspora membantu memperkenalkan potensi Indonesia.

    Pelaksana Tugas Kepala Biro Komunikasi Publik Cecep Rukendi belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi ihwal detail pendelegasian tersebut. Adapun Spice Up The World merupakan agenda promosi yang bertujuan mengenalkan potensi kuliner Indonesia ke Amerika.

    Diluncurkannya agenda promosi itu mengacu pada data yang menunjukkan bahwa sektor kuliner memiliki kontribusi besar terhadap produk domestik bruto. Di antara subsektor ekonomi kreatif lainnya, potensi kuliner mencapai US$ 27,5 juta dengan jumlah tenaga kerja terserap 2,2 juta orang.

    Baca Juga: Kota Bandung Tetap Gelar Agenda Wisata Meski Pandemi, Konsepnya Hibrida


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.