Target Tuntas Akhir 2021, PUPR Percepat Pembangunan Jalan Lingkar di Bengkulu

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembangunan jalan tol. dok.TEMPO

    Ilustrasi pembangunan jalan tol. dok.TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR mempercepat pengerjaan pembangunan outer ring road atau jalan lingkar yang membelah kawasan Cagar Alam Danau Dendam Tak Sudah Kota Bengkulu yang ditargetkan selesai akhir tahun 2021.

    Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJn) Bengkulu M Diantoro Murod mengatakan, pengerjaan proyek yang diberi nama Bengkulu outer ring road (BORR) ini mengalami deviasi positif 8,6 persen dari yang ditargetkan.

    "Kalau untuk kapan selesai kita masih ikut jadwal awal yaitu per 31 Desember 2021. Tetapi kalau nanti ada kemudahan-kemudahan dalam kita kerja mungkin bisa lebih cepat. Tidak ada kendala sejauh ini," kata Diantoro di Bengkulu, Minggu, 19 Juli 2021.

    Pengerjaan jalan lingkar luar yang menghubungkan kawasan Simpang Empat Nakau ke Simpang Air Sebakul Kota Bengkulu ini dibangun sepanjang 5,8 kilometer.

    Pengerjaan proyek BORR ini dibagi menjadi dua paket masing-masing yaitu untuk pembangunan jembatan elevated sepanjang 600 meter dengan anggaran Rp 41,5 miliar lebih dan proyek pengerjaan jalan sepanjang 3,7 kilometer.

    Pembangunan jembatan layang itu dilakukan agar tidak mengganggu ekosistem sekitar mengingat 2,3 kilometer dari total panjang jalan masuk ke dalam kawasan Cagar Alam Danau Dendam Tak Sudah.
      
    "Setelah selesai dibangun masih akan melakukan tes uji pembebanan sebelum nantinya jalan ini dibuka untuk umum. Kalau dilihat dari konstruksinya jalan ini bisa dilalui kendaraan besar dengan maksimal tonase lima hingga delapan ton," ucap Diantoro.

    Sementara itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat meninjau progres pembangunan jalan lingkar luar itu mengatakan keberadaan jalan tersebut akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi daerah, mengingat jalan tersebut akan terhubung dengan pintu tol.

    Rohidin meyakini pihak BPJn Bengkulu bisa mencapai target yang sudah ditetapkan yakni selesai hingga akhir tahun 2021, meskipun pada tahun 2020 pengerjaan proyek tersebut sempat terhenti karena tidak ada anggaran.

    "Tahun 2020 proyek BORR sempat terhenti dan baru tahun 2021 pembangunannya kembali dilanjutkan. Rencana pembangunan jalan ini sebenarnya sudah dari empat hingga lima tahun lalu, tetapi baru bisa dimulai pada 2019," ujar Rohidin.

    Baca Juga: Ganjar Pranowo Ubah Tugurejo Jadi RS Khusus Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.