Volume Angkutan Kargo di Bandara Angkasa Pura II Meningkat 30,24 Persen

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kargo melakukan bongkar muat vaksin Covid-19 jenis Moderna dari pesawat setibanya di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad, 11 Juli 2021. Jutaan vaksin Moderna itu tiba di Indonesia melalui kerjasama multilateral COVAX facility. ANTARA/Fauzan

    Petugas kargo melakukan bongkar muat vaksin Covid-19 jenis Moderna dari pesawat setibanya di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad, 11 Juli 2021. Jutaan vaksin Moderna itu tiba di Indonesia melalui kerjasama multilateral COVAX facility. ANTARA/Fauzan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura II (Persero) mencatatkan kinerja angkutan kargo di bandara-bandara AP II pada tahun ini meningkat cukup signifikan dibandingkan dengan tahun lalu.

    “Sepanjang Semester I 2021, di tengah pandemi ini, secara kumulatif total volume angkutan kargo di seluruh bandara AP II mencapai 353.819 ton atau naik 30,24 persen dibandingkan dengan Semester I 2020,” kata Presiden Direktur Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Sabtu, 17 Juli 2021.

    Ia menjelaskan, volume angkutan kargo terbanyak pada Januari - Juni 2021 tercatat di Bandara Soekarno-Hatta dengan 271.769 ton atau naik 29,68 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Ia menyebut, meningkatnya volume kargo di bandara AP II karena tumbuhnya pengiriman barang yang antara lain didorong dari aktivitas e-commerce.

    Selain itu, sejumlah upaya dilakukan AP II di antaranya berkoordinasi erat dengan maskapai guna memastikan kelancaran penanganan kargo meski di tengah pandemi sehingga dapat mengakomodir permintaan dan mengambil potensi yang ada.

    "Dan yang paling penting adalah kelancaran penanganan kargo di bandara-bandara AP II. Koordinasi erat dilakukan dengan Kementerian Perhubungan, Otoritas Bandara, dan juga maskapai mengenai kapasitas angkut termasuk menggunakan pesawat kargo [freighter] dan layanan di area kargo atau Terminal Kargo,” kata Awaluddin.

    Dia menuturkan volume angkutan kargo pada periode PPKM Darurat di Bandara Soekarno-Hatta ada di angka berkisar 50 ribu- 60 ribu ton setiap harinya atau relatif stabil dibandingkan dengan sebelum PPKM Darurat.

    “Aktivitas angkutan kargo di seluruh bandara AP II termasuk di Bandara Soekarno-Hatta selama pandemi ini dapat terjaga berkat dukungan Kementerian Perhubungan, Otoritas Bandara dan seluruh stakeholder antara lain maskapai, Balai Karantina, Bea dan Cukai, dan sebagainya,” katanya.

    Ia menambahkan, sejak Desember 2020 Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta juga sukses menangani kedatangan vaksin untuk COVID-19 yang membutuhkan cara-cara dan fasilitas khusus. Sampai Jumat, 16 Juli 2021, total Bandara Soekarno-Hatta sudah menangani kedatangan vaksin hingga tahap ke-27.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.