PPKM Darurat Tekan Industri Transportasi, Organda Tagih Janji Bantuan Pemerintah

Reporter

Pengemudi angkutan umum menunggu calon penumpang di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Rabu, 15 April 2020. Ketua Organda DKI Shafruhan Sinungan mengatakan dari sekitar 85.900 kendaraan yang berada di bawah naungannya, hanya 8.000-8.600 unit yang masih dapat beroperasi hal tersebut disebabkan jumlah penumpang turun drastis karena sebagian besar orang kini lebih banyak di rumah mengikuti imbauan pemerintah dan penerapan PSBB. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Adrianto Djokosoetono menagih janji pemerintah mengenai bantuan dan insentif bagi dunia usaha yang pernah disampaikan lewat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu.

Bantuan itu diperlukan lantaran sektor transportasi tertekan akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM Darurat. "Dengan harapan pengusaha transportasi mendapat pinjaman baru atau refinancing dengan bunga murah setelah kebijakan relaksasi cicilan utang berakhir," ujar Adrianto dalam keterangan tertulis, Jumat, 17 Juli 2021.

Menurut dia, apabila janji pemerintah tidak segara direalisasi, maka dipastikan sebagian besar operator transportasi bakal sulit bertahan. Pasalnya, sebelum PPKM Darurat saja, okupansi baru mencapai 60 persen dari normal, apalagi bila diberlakukan pengetatan seperti saat ini

DPP Organda mencatat hingga saat ini belum ada insentif langsung yang diberikan kepada industri transportasi. Karena itu, Adrianto meminta pemerintah segera memberikan kompensasi kepada pekerja angkutan darat yang terdampak PPKM dan kebijakan larangan mudik beberapa bulan lalu .

Organda juga memohon kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memperhatikan pelaku usaha transportasi, terutama yang di transportasi darat, dengan memberi suatu kompensasi. Misalnya, keringanan pajak kendaraan setahun 2021 dibebaskan dan kompensasi-kompensasi di dalam biaya langsung kepada kru atau karyawan perusahaan angkutan.

Organda juga mengimbau Satgas Covid-19 dan Kementerian Kesehatan agar memperbaiki data testing dan tracing secepatnya. Sehingga, data tersebut dapat menjadi dasar pengambilan keputusan, khususnya untuk normalisasi industri transportasi nasional.






Inflasi September Diprediksi Melonjak jadi 6,08 Persen Setelah Deflasi di Agustus, Kenapa?

15 jam lalu

Inflasi September Diprediksi Melonjak jadi 6,08 Persen Setelah Deflasi di Agustus, Kenapa?

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memprediksi tingkat inflasi pada September 2022 bakal melonjak hingga melampaui target pemerintah. Kenapa?


Protes Tarif Angkutan Penyeberangan Naik 11 Persen, Pengusaha Khawatir Berpengaruh terhadap Keselamatan

4 hari lalu

Protes Tarif Angkutan Penyeberangan Naik 11 Persen, Pengusaha Khawatir Berpengaruh terhadap Keselamatan

Gapasdap menyebut kenaikan tarif angkutan penyeberangan yang mesti ditetapkan Kemenhub adalah sebesar 43 persen.


Ini Hasil Pertemuan Kemenhub dengan Operator Kapal Soal Tarif Angkutan Penyeberangan

5 hari lalu

Ini Hasil Pertemuan Kemenhub dengan Operator Kapal Soal Tarif Angkutan Penyeberangan

Khoiri Soetomo membeberkan hasil pertemuan Gapasdap dengan Kemenhub.


Hal yang Bisa Dilakukan saat Teman Kehilangan Seseorang karena Bunuh Diri

6 hari lalu

Hal yang Bisa Dilakukan saat Teman Kehilangan Seseorang karena Bunuh Diri

Teman sedang sedih dan berduka karena kehilangan seseorang akibat bunuh diri. Ini yang bisa Anda lakukan sebagai sahabat.


Sebut Medan Mulai Macet, Menhub Ajak Masyarakat Gunakan Angkutan Massal

9 hari lalu

Sebut Medan Mulai Macet, Menhub Ajak Masyarakat Gunakan Angkutan Massal

Menhub dan Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau proyek pembangunan jalur kereta api (KA) layang Medan-Binjai Tahap II, Sabtu, 24 September 2022.


KontraS Minta LPSK Segera Beri Bantuan kepada Keluarga Korban Mutilasi di Papua

9 hari lalu

KontraS Minta LPSK Segera Beri Bantuan kepada Keluarga Korban Mutilasi di Papua

Pendamping keluarga korban mutilasi Michael Himan mengatakan ia berharap negara melalui LPSK memberikan bantuan terhadap keluarga


Bank Indonesia Prediksi Inflasi September 1,1 Persen, BBM dan Tarif Angkutan Penyumbang Utama

10 hari lalu

Bank Indonesia Prediksi Inflasi September 1,1 Persen, BBM dan Tarif Angkutan Penyumbang Utama

Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi pada September 2022 mencapai 1,10 persen dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm).


Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

10 hari lalu

Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

Total bantuan AS dalam menanggapi Krisis Pengungsi Rohingya telah mencapai hampir US$1,9 miliar (Rp 28 triliun) sejak Agustus 2017.


Ekonom Ungkap Kenaikan Tarif Penyeberangan Bakal Membuat Harga Barang Terbang

10 hari lalu

Ekonom Ungkap Kenaikan Tarif Penyeberangan Bakal Membuat Harga Barang Terbang

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menanggapi wacana kenaikan tarif angkutan penyeberangan.


Tarif Angkutan Penyeberangan Belum Naik, Ekonom: Pemerintah Tahan Inflasi

10 hari lalu

Tarif Angkutan Penyeberangan Belum Naik, Ekonom: Pemerintah Tahan Inflasi

Tauhid Ahmad menyebutkan pemerintah belum menaikkan tarif angkutan penyeberangan karena untuk menahan inflasi.