Begini Cara Cek UMKM Penerima Bansos BPUM Rp 1,2 Juta di Situs BRI dan BNI

Sebuah uaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang menggeluti industri alas kaki seperti sandal dan sepatu bernama Alope yang resmi didirikan saat pandemi COVID-19 melanda (tepatnya pada pertengahan tahun 2020) berhasil meraup omzet hingga Rp500 juta per bulan. (Antara/HO-Humas Alope)

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM telah menganggarkan Rp 3,6 triliun untuk program dana bantuan sosial (bansos) Bantuan Produktif Usaha Mikro atau BPUM. Bantuan langsung tunai untuk UMKM ini ditujukan untuk 3 juta penerima dengan masing-masing akan mendapat dana hibah senilai Rp 1,2 juta. 

“InsyaAllah, kita sedang proses DIPA untuk tambahan 3 juta penerima lagi. Jadi bantuan Rp 1,2 juta untuk masing-masing penerima, jadi totalnya Rp 3,6 triliun,” kata Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah Kemenkop UKM Eddy Satria, baru-baru ini. 

Para pengusaha mikro bisa mendapatkan bantuan pemerintah melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI. Langkah awalnya sangat mudah dengan mengecek terlebih dahulu apakah termasuk daftar yang menerima bansos dengan mengakses situs bank pelat merah itu di: Eform.bri.co.id/bpum.

Berikut rincian langkah yang bisa dilakukan para pengusaha mikro untuk mengecek penerima BPUM lewat BRI:
1. Buka website Eform.bri.co.id/bpum
2. Masukkan NIK
3. Masukan kode verifikasi yang ada di layar laptop atau HP. Setiap kode akan berbeda pada setiap pengguna.
4. Klik Proses inquiry
5. Muncul pemberitahuan terdaftar atau tidak sebagai penerima BPUM

Jika nama pelaku UMKM yang terdaftar sebagai penerima BLT UMKM, selanjutnya bisa mendatangi kantor cabang BRI terdekat rumah. Pelaku UMKM wajib membawa beberapa dokumen sebagai berikut:
1. Buku tabungan
2. Kartu ATM dan identitas diri
3. Surat pernyataan
4. Surat pernyataan tanggung jawab  mutlak (SPTJM) dan kuasa penerimaan dana bantuan presiden

Selain lewat BRI, bantuan juga disalurkan melalui PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI. Untuk mengecek pengusaha mikro mendapat BPUM juga bisa dengan mengakses Banpresbpum.id 

Adapun sejumlah syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi salah satu penerima dana bantuan BPUM adalah sebagai sebagai berikut:
1. Warga Negara Indonesia 
2. Memiliki KTP  Pemilik Usaha Mikro
3. Tidak berstatus sebagai PNS/ASN dan TNI/Polri serta bukan sebagai Pegawai BUMN/BUMD 
4. Tidak sedang menerima kredit bank 
5. Memiliki NIB atau SKU 
6. Memiliki Surat Pendaftaran melalui Kantor Dinas Koperasi dan UKM tingkat kabupaten/kota setempat.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya mengatakan bahwa bansos BPUM tahap ketiga akan cair mulai bulan Juli ini. Pencairan akan terus dilakukan hingga September 2021. 

BISNIS

Baca: Faisal Basri: Butuh Paling Cepat 3 Tahun untuk RI Pulih ke Masa Pra-Pandemi






Ojol Bakal Terima BLT UMKM Rp 1,2 Juta Mulai Oktober, Apa Saja Syaratnya?

4 jam lalu

Ojol Bakal Terima BLT UMKM Rp 1,2 Juta Mulai Oktober, Apa Saja Syaratnya?

Selain pengemudi ojol, nelayan juga turut menjadi sasaran penerima bansos berupa BLT UMKM yang akan cair mulai bulan Oktober mendatang.


Kabupaten Bekasi Genjot Kinerja, Akselerasi Belanja Capai Rp 3,3 Triliun

6 jam lalu

Kabupaten Bekasi Genjot Kinerja, Akselerasi Belanja Capai Rp 3,3 Triliun

Bertahun-tahun hanya sebatas wacana, percepatan pembangunan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akhirnya terealisasi berkat komitmen pemerintah daerah.


Dana Otsus Papua, Stafsus Sri Mulyani: Dukungan Fiskal Rp 1.092 T untuk Tingkatkan Kesejahteraan

8 jam lalu

Dana Otsus Papua, Stafsus Sri Mulyani: Dukungan Fiskal Rp 1.092 T untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo menjelaskan Dana Otsus Papua yang sebelumnya disinggung oleh Mahfud MD.


Mahfud MD Sebut Dana Otsus Papua Rp 1.000 Triliun, Ini Respons Stafsus Sri Mulyani

9 jam lalu

Mahfud MD Sebut Dana Otsus Papua Rp 1.000 Triliun, Ini Respons Stafsus Sri Mulyani

Stafsus Sri Mulyani angkat bicara menanggapi pernyataan Mahfud MD soal dana Otsus Papua yang mencapai Rp 1.000 triliun.


Ibaratkan Perikanan RI Seperti Raksasa Tertidur, Teten: Kalau Norwergia Ada Salmon, Kita Banyak Komoditas

15 jam lalu

Ibaratkan Perikanan RI Seperti Raksasa Tertidur, Teten: Kalau Norwergia Ada Salmon, Kita Banyak Komoditas

Teten Masduki mengibaratkan perikanan Indonesia seperti raksasa yang masih tertidur.


Minta Dukungan Wali Kota Bobby Tertibkan Terminal Bayangan, Menhub Samakan Terminal Medan dengan Bandara

23 jam lalu

Minta Dukungan Wali Kota Bobby Tertibkan Terminal Bayangan, Menhub Samakan Terminal Medan dengan Bandara

Menhub meminta dukungan Pemerintah Kota Medan untuk menertibkan bus-bus yang masih menggunakan terminal bayangan di Medan.


Menteri Teten Bidik 2,5 Juta Pelaku Usaha Mikro Kantongi Nomor Induk Berusaha Tiap Tahun

23 jam lalu

Menteri Teten Bidik 2,5 Juta Pelaku Usaha Mikro Kantongi Nomor Induk Berusaha Tiap Tahun

Teten Masduki menyatakan pemerintah menargetkan setiap tahun sebanyak 2,5 juta pelaku usaha mikro memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).


Terpopuler Bisnis: PHK 300 Lebih Karyawan Indosat, dari Staf hingga Senior VP dan Ribut Gunting Pita

1 hari lalu

Terpopuler Bisnis: PHK 300 Lebih Karyawan Indosat, dari Staf hingga Senior VP dan Ribut Gunting Pita

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Jumat kemarin, 23 September 2022, dimulai dengan Indosat Ooredoo Hutchison melakukan PHK.


Terkini: Cara Ambil BLT BBM di Kantor Pos, KAI Luncurkan Kereta untuk Milenial

2 hari lalu

Terkini: Cara Ambil BLT BBM di Kantor Pos, KAI Luncurkan Kereta untuk Milenial

Pemerintah telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai atau BLT BBM sejak awal bulan ini. Pengambilannya bisa melalui Kantor Pos.


GoTo Financial Pamer Komitmen Penyediaan Layanan Inklusif di Singapura

2 hari lalu

GoTo Financial Pamer Komitmen Penyediaan Layanan Inklusif di Singapura

Goto Financial menyatakan komitmennya untuk menyediakan layanan keuangan yang inklusif saat mengisi forum di Singapura.