Garuda Indonesia Rugi Rp 36,25 T di 2020

Pesawat Garuda Indonesia Airbus A330-900neo bercorak khusus yang menampilkan visual masker pada bagian moncong pesawat dipamerkan di akun media sosial maskapai plat merah tersebut. Instagram

TEMPO.CO, Jakarta - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan usaha sebesar US$ 1,49 miliar pada 2020. Angka tersebut turun signifikan ketimbang pendapatan perusahaan pada 2019 yang tercatat US$ 4,57 miliar.

Sejurus dengan itu, perseroan pun mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar US$ 2,48 miliar. Kerugian perseroan itu membesar dari tahun 2019, yang senilai US$ 44,57 juta.

"Di tahun 2020, Grup mengalami kerugian sebesar US$ 2,5 miliar (Rp 36,25 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.500 per dolar AS) dan pada tanggal 31 Desember 2020, liabilitas jangka pendek Grup melebihi aset lancarnya sejumlah US$ 3,8 miliar dan Grup mengalami defisiensi ekuitas sebesar US$ 1,9 miliar," dinukil dari Laporan Keuangan Tahun Buku 2020 yang diunggah ke laman keterbukaan informasi IDX, Jumat, 16 Juli 2021.

Perseroan menjelaskan bahwa pandemi Covid-19, diikuti dengan pembatasan perjalanan, telah menyebabkan penurunan perjalanan udara yang signifikan, dan memiliki dampak buruk pada operasi dan likuiditas Grup.

Secara spesifik, perseroan menyatakan belum dapat memenuhi kewajiban keuangannya kepada bank, vendor yang signifikan, seperti PT Pertamina (Persero) untuk pembelian bahan bakar, PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero) sebagai operator bandara, dan lessor pesawat.

"Ketidakmampuan Grup untuk memenuhi kewajibannya kepada lessor mengakibatkan pelarangan penggunaan (grounding) pesawat sewa tertentu Grup. Perjanjian-perjanjian pinjaman Grup memiliki batasan rasio keuangan yang tidak dapat dipenuhi oleh Grup," kata Garuda Indonesia.

Apabila perseroan tidak dapat memenuhi persyaratan ini, pinjaman-pinjaman ini dapat jatuh tempo segera jika diminta oleh pemberi pinjaman. Perjanjian pinjaman ini umumnya juga memiliki persyaratan cross-default.

Kondisi-kondisi tersebut, menurut perseroan, menunjukkan adanya ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan tentang kemampuan Grup untuk mempertahankan kelangsungan usahanya.

"Mempertimbangkan keadaan tersebut, manajemen Grup telah mempertimbangkan dengan cermat likuiditas masa depan dan kinerja Grup dan sumber pembiayaan yang tersedia dalam menilai apakah Grup akan memiliki sumber daya keuangan yang cukup untuk mempertahankan kelangsungan usahanya," tulis perseroan.

Langkah-langkah tertentu pun telah atau akan diambil untuk mengurangi tekanan likuiditas dan untuk meningkatkan posisi keuangan perseroan.

Baca Juga: Garuda Digugat PKPU oleh My Indo Airlines, Dampak ke Operasional?






Jokowi Bilang Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Menkes: Timing dari WHO

2 jam lalu

Jokowi Bilang Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Menkes: Timing dari WHO

Menkes Budi Gunadi mengaku dapat perintah dari Presiden Jokowi untuk koordinasi dengan WHO soal status pandemi Covid-19.


Jokowi Bilang Pandemi Covid-19 Segera Usai, Menkes: WHO yang Tentukan Waktunya

2 jam lalu

Jokowi Bilang Pandemi Covid-19 Segera Usai, Menkes: WHO yang Tentukan Waktunya

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa nanti keputusan menyatakan pandemi Covid-19 berakhir tetap ada di tangan WHO


Terkini Bisnis: Jokowi Akan Umumkan Pandemi Berakhir, Inflasi Tertinggi Sejak Desember 2014

3 jam lalu

Terkini Bisnis: Jokowi Akan Umumkan Pandemi Berakhir, Inflasi Tertinggi Sejak Desember 2014

Berita terkini hingga Senin siang, 3 Oktober 2022, dimulai dari rencana Presiden Jokowi dalam waktu dekat akan mengumumkan pandemi Covid-19 berakhir.


Jokowi: Mungkin Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

3 jam lalu

Jokowi: Mungkin Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberi sinyal bahwa pemerintah akan segera mengumumkan pandemi Covid-19 berakhir.


Bukan Sekadar Lagu, 5 Fakta Menarik Bengawan Solo

1 hari lalu

Bukan Sekadar Lagu, 5 Fakta Menarik Bengawan Solo

Bengawan Solo, sungai terpanjang di Indonesia. Ini 5 fakta menarik tentang sungai ini, termasuk pesawat Garuda Pernah water landing dan pencemaran.


Sandiaga Sumringah Jokowi Sindir Pejabat Hobi Wisata ke Luar Negeri

1 hari lalu

Sandiaga Sumringah Jokowi Sindir Pejabat Hobi Wisata ke Luar Negeri

Sandiaga berharap sindiran dan teguran Jokowi soal pilihan destinasi itu bisa dilaksanakan para pejabat dari tingkat bawah hingga atas.


Toyota Turunkan Target Produksi Mobil Bulan Ini Sebesar 6,3 Persen, Ini Penyebabnya

2 hari lalu

Toyota Turunkan Target Produksi Mobil Bulan Ini Sebesar 6,3 Persen, Ini Penyebabnya

Toyota hanya akan memproduksi sekitar 750.000 mobil. Pabrik di Jepang menunda produksi mobil selama sepuluh hari.


Wamen BUMN Jelaskan Cerita Garuda Indonesia Cetak Laba Rp 57 T

3 hari lalu

Wamen BUMN Jelaskan Cerita Garuda Indonesia Cetak Laba Rp 57 T

Wamen BUMN membahas keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) menjadi untung.


Turnamen Golf Indonesian Masters Kembali Bergulir, Total Hadiah Meningkat

3 hari lalu

Turnamen Golf Indonesian Masters Kembali Bergulir, Total Hadiah Meningkat

Turnamen golf Indonesian Masters 2022 akan diadakan 1-4 Desember 2022. Terakhir diadakan pada 2019.


Kala Jokowi Minta Sri Mulyani Hati-hati Kelola APBN: Dieman-eman

4 hari lalu

Kala Jokowi Minta Sri Mulyani Hati-hati Kelola APBN: Dieman-eman

Jokowi berpesan agar bendahara negara mengatur belanja untuk kepentingan-kepentingan yang produktif.