Beredar Penjual Vitamin Palsu, Ini Langkah Tokopedia

tokopedia

TEMPO.CO, Jakarta – PT Tokopedia angkat bicara soal penjualan produk kesehatan palsu di dalam platformnya. Tokopedia akan mengambil langkah ke jalur hukum dan menutup toko tersebut. 

“Tidak hanya ditutup tokonya, penjual yang terbukti melanggar bisa dikenakan sanksi sesuai hukum yang berlaku. Kami terus bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memproses penjual-penjual seperti ini,” kata Vice President of Legal Tokopedia Trisula Dewantara dalam keterangan tertulis kepada Tempo pada Jumat, 16 Juli 2021. 

Meskipun bersifat user generated content (UGC) , di mana setiap pihak dapat mengunggah produk secara mandiri, Tokopedia terus melakukan langkah-langkah agar setiap aktivitas dalam platform tetap sesuai dengan hukum yang berlaku.

Di sisi lain, Tokopedia memiliki kebijakan produk apa saja yang bisa diperjualbelikan di aturan penggunaan platform Tokopedia bagian K. Tokopedia juga memiliki fitur Pelapor Penyalahgunaan. Masyarakat bisa melaporkan produk atau toko yang melanggar aturan melalui fitur tersebut ke Tokopedia Care.

Demi memperkuat perlindungan konsumen, Tokopedia bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) dalam mengawasi peredaran, pengiriman, promosi, serta iklan penjualan obat dan makanan di platformnya  dengan lebih intensif.

Agar terhindar dari pembelian produk palsu, Tokopedia mengimbau kepada masyarakat untuk mempelajari secara seksama review pembeli-pembeli sebelumnya saat ingin bertransaksi. Selain itu mengunjungi Tokopedia Peduli Sehat untuk mendapatkan produk-produk kesehatan yang sudah terkurasi.

Jika sudah melakukan pembelian, namun pesanan yang sampai ternyata tidak sesuai, pengguna Tokopedia bisa melakukan retur produk. 

“Jangan klik tombol ‘Selesai’ jika produk yang diperoleh tidak sesuai atau terindikasi palsu. Segera laporkan transaksi tersebut dengan klik ‘Komplain’ dan sertakan bukti seperti foto atau video ketika barang diterima. Tim kami akan membantu menindaklanjutinya sesuai prosedur,” kata Trisula. 

Tokopedia pun telah menetapkan kebijakan pengendalian harga dan menindak tegas penjual yang memasang harga produk di atas kewajaran. Ini sejalan pula dengan keputusan Menkes nomor HK.1.7/Menkes/4826 tahun 2021 tentang harga eceran tertinggi (HET) 11 obat yang banyak digunakan selama pandemi.

SYAHARANI PUTRI






Jokowi: Sebentar Lagi Akan Kita Nyatakan Pandemi Berakhir

2 jam lalu

Jokowi: Sebentar Lagi Akan Kita Nyatakan Pandemi Berakhir

Jokowi menyatakan ada kemungkinan pemerintah dalam waktu dekat bakal menyatakan pandemi Covid-19 berakhir. Ini sebabnya.


Cegah Flu dengan 6 Vitamin Ini, Apa Saja?

20 jam lalu

Cegah Flu dengan 6 Vitamin Ini, Apa Saja?

Ada beberapa vitamin yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Hal ini ampuh untuk tingkatkan cegah influenza.


Ini Asupan yang Harus Dikonsumsi untuk Program Diet Seimbang

1 hari lalu

Ini Asupan yang Harus Dikonsumsi untuk Program Diet Seimbang

Ingin melakukan diet seimbang, tetapi bingung harus mengonsumsi apa saja? Simak artikel ini, deretan asupan apa saja yang seharusnya dikonsumsi.


Hari Batik Nasional, Rumah Batik Palbatu Gelar Program Seribu Kain

1 hari lalu

Hari Batik Nasional, Rumah Batik Palbatu Gelar Program Seribu Kain

Usaha batik Palbatu sempat terdampak pandemi Covid-19 sehingga produksi kain hingga kelas batiknya sempat tutup.


Jenis Vitamin yang Dibutuhkan di Musim Pancaroba

1 hari lalu

Jenis Vitamin yang Dibutuhkan di Musim Pancaroba

Berikut sejumlah vitamin yang paling cocok dikonsumsi saat musim pancaroba agar tak mudah terserang influenza.


7 Tahapan Membaca Informasi Nilai Gizi pada Suatu Produk

3 hari lalu

7 Tahapan Membaca Informasi Nilai Gizi pada Suatu Produk

Setiap makanan dan minuman akan mencantumkan informasi nilai gizi dalam suatu produk kemasannya. Berikut ini cara membacanya.


Sri Mulyani Ungkap Alasan RI Pede Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 6 Persen

4 hari lalu

Sri Mulyani Ungkap Alasan RI Pede Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 6 Persen

Di negara lain, ucap Sri Mulyani, tidak semua warga bisa menikmati kehidupan yang biasa layaknya orang Indonesia.


Minat Wisatawan Asing Melancong ke Indonesia Naik 36 Persen

5 hari lalu

Minat Wisatawan Asing Melancong ke Indonesia Naik 36 Persen

Berdasarkan data Google Destination Insight, minat kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia naik 36 persen pada rentang Juni-Agustus.


UNWTO: Sektor Pariwisata Pulih 2022 Setelah Pandemi

9 hari lalu

UNWTO: Sektor Pariwisata Pulih 2022 Setelah Pandemi

UNWTO mencatat pariwisata merupakan sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir.


GoTo Financial Pamer Komitmen Penyediaan Layanan Inklusif di Singapura

10 hari lalu

GoTo Financial Pamer Komitmen Penyediaan Layanan Inklusif di Singapura

Goto Financial menyatakan komitmennya untuk menyediakan layanan keuangan yang inklusif saat mengisi forum di Singapura.