Freeport Beberkan Alasan Batal Gandeng Perusahaan Cina untuk Bangun Smelter

Pembangunan Smelter di Gresik Ditargetkan Rampung pada 2017

TEMPO.CO, Jakarta - Vice President Corporate Communication PT Freeport Indonesia Riza Pratama blak-blakan menjelaskan alasan perusahaan akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pembangunan smelter tembaga di Gresik, Jawa Timur. Perusahaan juga memutuskan batal menggandeng investor asal Cina, Tsingshan Steel, yang sebelumnya disebut-sebut kesepakatannya bakal terealisasi dalam waktu dekat.

Riza menjelaskan, dengan pembatalan kerja sama dengan perusahaan Cina itu, rencana pembangunan smelter di Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara, dipastikan tak dilanjutkan. “Ada term dengan Tsingshan yang tidak ketemu deal-nya. Lebih baik bangun sendiri di Gresik,” kata Riza kepada Bisnis, Kamis, 15 Juli 2021.

Tak hanya itu, menurut Riza, pasokan listrik dan penanganan limbah juga menjadi pertimbangan Freeport dalam memutuskan untuk membangun smelter di kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik.

“Lebih baik bangun di JIIPE, karena kami sudah punya lokasi. Smelter pertama kami kan di Gresik juga. Fasilitasnya lebih baik, dari listriknya dan untuk penanganan waste-nya juga lebih baik,” tuturnya.

Adapun pembangunan smelter Freeport sebelumnya yang ditargetkan harus rampung pada 2023, sempat terhambat akibat pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, Freeport pun mengajukan penundaan pembangunan selama 12 bulan kepada Kementerian ESDM pada April 2020.

Saat usulan penundaan itu disampaikan, sempat muncul opsi alternatif bahwa pembangunan smelter akan dilakukan di Weda Bay melalui kerja sama dengan Tsingshan. Nantinya sebagian besar biaya investasi pembangunan smelter rencananya akan ditanggung oleh Tsingshan.

Sedangkan pembiayaan pembangunan smelter di Gresik sepenuhnya akan dilakukan oleh Freeport melalui pinjaman. Nilai investasi pembangunan smelter di Gresik diperkirakan mencapai US$ 3 miliar.

Tapi kemarin Freeport malah mengukuhkan kontrak kerja sama dengan PT Chiyoda International Indonesia. Kedua perusahaan menandatangani kontrak kerja sama untuk kegiatan engineering, procurement, dan construction (EPC) proyek Smelter Manyar.






Jepang Beri Bebas Visa untuk Wisatawan dari 68 Negara, termasuk Indonesia

3 jam lalu

Jepang Beri Bebas Visa untuk Wisatawan dari 68 Negara, termasuk Indonesia

Wisatawan dari 68 negara yang ingin memasuki Jepang untuk kunjungan jangka pendek tidak perlu lagi mengajukan visa.


Kajian Larangan Ekspor Timah Dimulai, Program Hilirisasi hingga Ancaman Gugatan WTO Dibahas

4 jam lalu

Kajian Larangan Ekspor Timah Dimulai, Program Hilirisasi hingga Ancaman Gugatan WTO Dibahas

Pemerintah mulai melakukan sejumlah kajian terkait dengan berbagai dampak yang ditimbulkan seiring rencana melarang ekspor timah pada 2023 mendatang.


Mengenal CEO HMNS, Sarjana Geologi yang Jadi Pengusaha Parfum Usai Tolak Freeport

4 jam lalu

Mengenal CEO HMNS, Sarjana Geologi yang Jadi Pengusaha Parfum Usai Tolak Freeport

Pendiri dan CEO perusahaan parfum HMNS itu memiliki latar belakang pendidikan yang jauh berbeda dengan bisnisnya saat ini. Seperti apa profilnya?


Kemendag: Oktober 2022, Mayoritas Komoditas Pertambangan Alami Penurunan Harga

1 hari lalu

Kemendag: Oktober 2022, Mayoritas Komoditas Pertambangan Alami Penurunan Harga

Kemendag menyatakam hampir seluruh komoditas produk pertambangan yang dikenakan bea keluar (BK) mengalami penurunan harga.


Inoki, Politisi dan Pegulat Jepang yang Pernah Tantang Ali, Meninggal

2 hari lalu

Inoki, Politisi dan Pegulat Jepang yang Pernah Tantang Ali, Meninggal

Antonio Inoki, bintang gulat Jepang, politisi, dikenal luas karena melawan petinju legendaris Muhammad Ali, meninggal karena sakit langka


Maju Mundur Kompor Listrik, 4 Fakta PLN Membatalkan Tapi Uji Coba Jalan Terus

2 hari lalu

Maju Mundur Kompor Listrik, 4 Fakta PLN Membatalkan Tapi Uji Coba Jalan Terus

Setelah menjadi perdebatan publik, PLN akhirnya membatalkan rencana pengalihan ke kompor listrik, Tapi, uji coba jalan terus.


Per Hari Ini, Harga Pertamax Turun Jadi Rp 13.900 per Liter

2 hari lalu

Per Hari Ini, Harga Pertamax Turun Jadi Rp 13.900 per Liter

Harga Pertamax resmi turun menjadi Rp 13.900 per liter untuk wilayah Jakarta, mulai hari ini, Sabtu, 1 Oktober 2022.


Pengamat Minta Batalnya Program Kompor Listrik Tak Kendorkan Target Nol Emisi 2060

2 hari lalu

Pengamat Minta Batalnya Program Kompor Listrik Tak Kendorkan Target Nol Emisi 2060

Target pemerintah menggapai nol emisi karbon atau net zero emission (NZE) pada 2060 seharusnya tidak akan terganggu batalnya kompor listrik.


Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

2 hari lalu

Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

Bank Dunia (World Bank) mengubah standar garis kemiskinan baru yang mengacu pada aturan purchasing power parities (PPP) 2017.


Kawasan Jajanan Kya-kya, Surabaya, Sudah Dikenal Sejak Masa SriwiJaya

2 hari lalu

Kawasan Jajanan Kya-kya, Surabaya, Sudah Dikenal Sejak Masa SriwiJaya

Kya-Kya didirikan pada 31 Mei 2003, di hari ulang tahun Surabaya. Masyarakat menyukainya, namun hanya bertahan lima tahun. Kini Kya-kya dibuka lagi.