5 Ucapan Luhut soal Penanganan Covid, dari Terkendali hingga Sulit Dikendalikan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) bersama Ketua KPK Firli Bahuri menjawab pertanyaan awak media usai menghadiri peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Stranas PK 2021-2022, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa, 13 April 2021. Stranas PK (Strategi Nasional Pencegahan Korupsi) adalah arah kebijakan nasional yang memuat fokus dan sasaran pencegahan korupsi yang digunakan sebagai acuan K/L, Pemda dan stakeholder dalam melaksanakan aksi pencegahan korupsi di Indonesia. ANTARA/Dhemas Reviyanto

Luhut memaparkan bahwa peningkatan kasus Covid-19 belakangan ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Ia mencontohkan, per 13 Juli, Inggris dan Belanda mengalami peningkatan kasus. Bahkan, kata Luhut, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte sampai meminta maaf karena menyetujui melepas masker beberapa waktu lalu.

Menurut Luhut, peningkatan kasus Covid-19 di sejumlah negara terjadi karena adanya varian delta. Berdasarkan studi yang ia ketahui, varian asal India tersebut memiliki penularan 5-6 kali lebih cepat. “Yang jelas jauh lebih dahsyat dari varian sebelumnya,” ujarnya.

Luhut juga mengatakan, varian delta mengontrol hampir semua penularan yang terjadi di Pulau Jawa. Kondisi tersebut dapat terlihat dari grafik penularan pada masa PSBB 1 dan 2 dibandingkan dengan PPKM Darurat.

5. Rancangan bila penambahan kasus 100.000 per hari

Kemarin, Luhut menyampaikan bahwa pemerintah sudah merancang skenario terburuk jika kasus positif Covid-19 mencapai 100 ribu orang per hari. “Kita tidak berharap 100 ribu, tapi sudah dirancang kalau terjadi ke sana,” kata Luhut dalam konferensi pers, Kamis, 15 Juli 2021.

Luhut tak menjelaskan secara rinci mengenai skenario jika kasus mencapai 100 ribu orang. Namun, ia memaparkan respons kesehatan yang saat ini dijalankan dengan skenario 60 ribu orang terinfeksi dalam sehari.

Respons itu meliputi percepatan vaksinasi, penambahan kapasitas tempat tidur, penambahan tenaga kesehatan, pemenuhan kebutuhan obat-obatan, serta pembagian paket obat gratis. Selain itu, penambahan kapasitas oksigen, penggunaan konsentrator oksigen, penerimaan bantuan dari dunia internasional, donasi pihak swasta untuk kebutuhan medis, dan program bantuan beras.

CAESAR AKBAR | DEWI NURITA | FRISKI RIANA

Baca: Hadapi Skenario Terburuk, Luhut Ungkap Impor Obat Covid dari India sampai Cina






Wamenkeu Sebut Produk Dalam Negeri Bisa Topang Ekonomi RI di Tengah Ancaman Krisis

4 jam lalu

Wamenkeu Sebut Produk Dalam Negeri Bisa Topang Ekonomi RI di Tengah Ancaman Krisis

Wamenkeu mengatakan penggunaan produk dalam negeri bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.


Jokowi: Prabowo Punya Kerutan Wajah dan Rambut Putih

6 jam lalu

Jokowi: Prabowo Punya Kerutan Wajah dan Rambut Putih

Presiden Jokowi menyebut ciri-ciri pemimpin yang pernah disampaikannya yaitu yang berkerut dan rambut putih, ada di diri Prabowo.


Luhut: Tahun Depan, Belanja Produk Impor Maksimal 5 Persen

7 jam lalu

Luhut: Tahun Depan, Belanja Produk Impor Maksimal 5 Persen

Luhut yakin pengurangan porsi impor ini dapat meningkatkan belanja produk dalam negeri sehingga memberikan dampak ekonomi yang signifikan.


PKS Melihat Celah Jokowi 3 Periode Masih Terbuka

7 jam lalu

PKS Melihat Celah Jokowi 3 Periode Masih Terbuka

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai isu Jokowi 3 periode belum tertutup.


Kepala BIN Budi Gunawan: Kerutan Pemimpin Versi Jokowi 100 Persen Identik dengan Prabowo

8 jam lalu

Kepala BIN Budi Gunawan: Kerutan Pemimpin Versi Jokowi 100 Persen Identik dengan Prabowo

Kepala BIN Budi Gunawan ikut angkat suara menanggapi omongan Presiden Jokowi soal calon presiden yang keningnya berkerut dan rambut putih.


Mardani PKS: Presiden Jokowi Jangan Melulu Sibuk dengan Relawan

9 jam lalu

Mardani PKS: Presiden Jokowi Jangan Melulu Sibuk dengan Relawan

Politikus PKS Mardani Ali Sera minta Presiden Jokowi fokus jalankan tugas sebagai Kepala Negara, bukan melulu sibuk dengan relawan menjelang Pilpres.


Jokowi Penuhi Permintaan Soal Kuota Khusus Anak Suku Dayak Jadi Prajurit TNI-Polri

9 jam lalu

Jokowi Penuhi Permintaan Soal Kuota Khusus Anak Suku Dayak Jadi Prajurit TNI-Polri

Panglima Besar Pasukan Merah Agustinus minta kuota khusus untuk anak-anak Suku Dayak agar menjadi prajurit TNI-Polri. Jokowi setuju.


Survei Charta Politika: Hanya 18 Persen Masyarakat Setuju Penundaan Pemilu 2024

9 jam lalu

Survei Charta Politika: Hanya 18 Persen Masyarakat Setuju Penundaan Pemilu 2024

Survei lembaga Charta Politika Indonesia menyebut hanya 18 persen responden yang menyatakan setuju dengan isu penundaan Pemilu 2024. Sementara itu, sebanyak 76,3 persen lainnya menolak isu tersebut.


Setelah Surpres Jokowi untuk Yudo Margono Turun, Apa Lagi Tahapannya Menjadi Panglima TNI?

9 jam lalu

Setelah Surpres Jokowi untuk Yudo Margono Turun, Apa Lagi Tahapannya Menjadi Panglima TNI?

Yudo Margono akan melalui beberapa tahapan untuk selanjutnya diangkat menjadi Panglima TNI sesuai peraturan UU Nomor 34 Tahun 2004 Pasal 13.


Jokowi Cari Lokasi Bangun Dayak Center di IKN

9 jam lalu

Jokowi Cari Lokasi Bangun Dayak Center di IKN

Presiden Jokowi akan segera mencari area khusus di kawasan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara untuk membangun Dayak Center.