Freeport dan Chiyoda Teken Kontrak Kerja Sama EPC Proyek Smelter Manyar

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas (tengah) saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Panitia Kerja (Panja) Freeport di ruang rapat Komisi VII DPR RI, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 27 November 2017. Rapat ini membahas divestasi saham PT Freeport Indonesia dan progres pembangunan smelter. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas (tengah) saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Panitia Kerja (Panja) Freeport di ruang rapat Komisi VII DPR RI, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 27 November 2017. Rapat ini membahas divestasi saham PT Freeport Indonesia dan progres pembangunan smelter. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Freeport Indonesia (PTFI) bekerja sama dengan PT Chiyoda International Indonesia untuk kegiatan rekayasa, pengadaan, dan konstruksi atau engineering, procurement, dan construction (EPC) proyek smelter Manyar milik Freeport.

    “Penandatanganan kontrak ini menegaskan komitmen PTFI untuk membangun smelter, sesuai dengan kesepakatan divestasi tahun 2018," kata Tony dalam keterangan tertulis, Kamis, 15 Juli 2021.

    Penandatanganan kontrak kerja sama tersebut dilakukan oleh Direktur PT Chiyoda International Indonesia Naoto Tachibana dan Presiden Direktur PTFI Tony Wenas pada  Kamis, 15 Juli 2021.

    Kontrak tersebut mencakup pengerjaan proyek pembangunan smelter berkapasitas 1,7 juta ton konsentrat per tahun, serta fasilitas precious metal refinery (PMR) di kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur.

    Sebelumnya, penandatanganan kontrak kerja sama EPC ini sempat tertunda selama beberapa bulan akibat pandemi. 

    Meski demikian, kata Tony, pengerjaan EPC di JIIPE terus berjalan. Termasuk pengadaan barang long lead item, stripping, dan penyiapan area laydown untuk peralatan dan material konstruksi.

    Selain itu, persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pun tengah dilakukan di lapangan bagi para pekerja konstruksi. Vaksinasi akan dilakukan secara bertahap dan diproyeksikan akan membutuhkan sekitar 40.000 dosis.

    "Kami terus melakukan penyesuaian agar kami dapat tetap bekerja sambil tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan seluruh tenaga kerja serta masyarakat di sekitar area kerja,” katanya.

    Sementara, Naoto menegaskan komitmennya untuk ikut berkontribusi bagi Indonesia melalui pembangunan smelter Manyar. “Saya berharap pengalaman dan kepemimpinan Chiyado membantu mewujudkan tujuan optimalisasi hilirisasi nasional,” ujar Naoto.

    Selain itu, Ia mengungkapkan penandatanganan kontak ini menandai teguhnya komitmen PT Chiyoda untuk turut berkontribusi bagi negara Indonesia dan memastikan proyek dapat terselesaikan segera.

    “Kami akan melakukan yang terbaik, memastikan proyek ini dapat kami selesaikan tepat waktu,” ujarnya.

    Baca Juga: Doni Monardo Komut Inalum, Erick Thohir: Jaringan Beliau Tak Diragukan Lagi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.