PPKM Darurat, Lebih dari 10 Persen Buruh Pabrik Terinfeksi Covid-19

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepadatan kendaraan yang terjebak kemacetan karena adanya  penyekatan PPKM Darurat di Underpass Mampang, Jakarta Selatan, Kamis, 15 Juli 2021. Kemacetan panjang terjadi di Jalan Mampang Prapatan setelah diberlakukannya titik baru penyekatan PPKM Darurat di Underpass Mampang pada hari ini. Polda Metro Jaya menambah jumlah lokasi penyekatan PPKM Darurat menjadi 100 titik yang mulai berlaku Kamis, 15 Juli 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Kepadatan kendaraan yang terjebak kemacetan karena adanya penyekatan PPKM Darurat di Underpass Mampang, Jakarta Selatan, Kamis, 15 Juli 2021. Kemacetan panjang terjadi di Jalan Mampang Prapatan setelah diberlakukannya titik baru penyekatan PPKM Darurat di Underpass Mampang pada hari ini. Polda Metro Jaya menambah jumlah lokasi penyekatan PPKM Darurat menjadi 100 titik yang mulai berlaku Kamis, 15 Juli 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebutkan selama PPKM Darurat hingga kini, malah muncul klaster buruh atau pabrik. Sejak diberlakukan pada tanggal 3 Juli 2021, terdapat lebih dari 10 persen pekerja di industri manufaktur yang terinfeksi Covid-19. 

    "Lebih dari 10 persen pekerja buruh yang bekerja di sektor manufaktur atau pengolahan, baik padat karya atau labor intensive maupun capital intensive atau padat modal, buruh atau pekerjanya terpapar Covid-19," kata Said, Kamis, 15 Juli 2021.

    Hal ini diketahui setelah dilakukan tes antigen dan dilanjutkan dengan PCR yang dilakukan oleh perusahaan bekerjasama dengan Satgas Covid-19 di daerah masing-masing.

    Said mencontohkan, contoh salah satu perusahaan di Purwakarta, Jawa Barat, dengan 200 pegawainya reaktif saat dites Antigen. Mereka terkonfirmasi terpapar Covid-19 setelah ditindaklanjuti dengan tes PCR.

    Di Purwakarta, misalnya, di pabrik otomotif dan komponen otomotif, pabrik elektronik dan komponen elektronik pun didapat data lebih dari 10 persen buruh atau pekerja terpapar positif Covid-19," katanya.

    Sejumlah perusahaan lain, kata Said, juga sudah didata dan dicek. Hasilnya mirip dengan yang terjadi di Purwakarta. Ia lalu menyoroti kondisi pabrik yang berada di daerah lain seperti Bekasi, Kerawang, Tangerang serta kawasan industri lainnya yang sekitar 10 persen pekerjanya telah terinfeksi penyakit tersebut.

    PPKM Darurat yang menggunakan penyekatan, menurut dia, juga belum terlalu efektif. Pasalnya, masih banyak sektor pengolahan ataupun manufaktur yang masih bekerja 100 persen.

    Data selama PPKM Darurat ini yang kemudian menjelaskan kenapa banyak penyebaran Covid-19 saat ini adalah klaster buruh atau pabrik. "Ini sangat mengkhawatirkan dan membahayakan kelangsungan dunia usah dan nyawa buruh," ucap Said.

    ANTARA

    Baca: Bansos Rp 300 Ribu Saat PPKM Darurat Terlalu Kecil, Ekonom: Minimal Rp 1,5 Juta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.