Ini 2 Pertimbangan Serikat Karyawan Minta Presiden Jokowi Selamatkan Garuda Indonesia

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bantuan setengah juta vaksin dari Pemerintah Persatuan EmiratArab, tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta, Sabtu, 1 Mei 2021. Vaksin produksi Sinopharm, asal dari Tiongkok tersebut tiba menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA-891. Foto/Kominfo

    Bantuan setengah juta vaksin dari Pemerintah Persatuan EmiratArab, tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta, Sabtu, 1 Mei 2021. Vaksin produksi Sinopharm, asal dari Tiongkok tersebut tiba menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA-891. Foto/Kominfo

    TEMPO.CO, Tangerang - Ketua Harian Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. atau Sekarga, Tommy Tampatty, menyatakan sedikitnya ada dua pertimbangan para pekerja mengirimkan surat ke Presiden Jokowi. 

    "Ada dua hal penting yang menjadi pertimbangan penyelamatan flag carrier ini," ujar Tommy Tampatty, Rabu 14 Juli 2021. 

    Tommy menjelaskan, pertimbangan pertama adalah dari latar belakang sejarah bahwa warga Aceh punya kontribusi besar terhadap keberadaan penerbangan nasional komersial pertama di Republik Indonesia tersebut.

    Hal ini berawal dari cikal bakal pembelian pesawat pertama Indonesia yang berasal dari hasil sumbangan harta masyarakat Aceh kepada Presiden Pertama RI Soekarno pada tahun 1948. Dari hasil sumbangan tersebut, Soekarno membeli Pesawat Pertama Republik Indonesia RI-001 Seulawah dan pada akhirnya berdirilah flag carrier Garuda Indonesia.

    Pertimbangan kedua adalah Garuda Indonesia sebagai flag carrier turut serta berjuang di awal kemerdekaan RI. Maskapai tersebut mengangkut persenjataan, pasukan dan logistik baik dari penerbangan domestik dan Internasional serta menjadi Jembatan Udara Nasional dari Sabang sampai Merauke juga sebagai pembawa Bendera Merah Putih ke mancanegara dalam melaksanakan misi memperkenalkan Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.