Kasus Baru Covid-19 RI Terbanyak di Dunia, Kurs Rupiah Jeblok ke 14.480 per USD

Karyawan bank mengitung uang 100 dolar amerika di Bank Mandiri Pusat, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020. Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa, semakin tertekan dampak wabah COVID-19. Rupiah ditutup melemah 240 poin atau 1,61 persen menjadi Rp15.173 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.933 per dolar AS. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Lonjakan kasus baru Covid-19 di Indonesia yang terus mencetak rekor baru dan kini menduduki peringkat pertama di dunia berimbas pada nilai tukar rupiah. Kurs rupiah pada hari ini ditutup jeblok 0,11 persen atau 16,5 poin menjadi Rp 14.480 per dolar AS.

Adapun indeks dolar AS juga terpantau turun 0,05 persen ke level 92,7070 pada pukul 15.09 WIB. Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah pada hari ini di antaranya merespons rilis penambahan kasus Covid-19 yang meningkat dari hari ke hari. 

Indonesia bahkan hari ini berada di ranking pertama dalam hal penambahan kasus Covid-19 global di atas Brasil dan India. “Indonesia memang belum bisa lepas dari tahap kritis akibat ledakan kasus Covid-19 yang telah terjadi beruntun dalam 3 pekan terakhir. Tercatat pada hari Selasa (13 Juli 2021), kasus baru positif Covid-19 terus meroket dan menciptakan rekor baru,” kata Ibrahim seperti dikutip dari rilis, Rabu, 14 Juli 2021.

Lonjakan kasus Covid-19 ini, menurut Ibrahim, menyebabkan pemerintah akan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat hingga enam pekan. 

Ia lalu membandingkan dengan negara tetangga yaitu Malaysia yang jumlah penduduknya relatif lebih sedikit dibandingkan Indonesia. Malaysia tercatat sudah melakukan lockdown selama 2 bulan akibat penyebaran pandemi Covid-19 varian baru.

Lebih jauh Ibrahim memperkirakan Indonesia bisa saja melakukan PPKM Mikro Darurat selama minimal 3 bulan dari Juli-September 2021. Namun begitu, pemerintah harus meminta bantuan dari luar negeri karena pasokan vaksin yang kurang di Tanah Air. 






Rupiah Diprediksi Melemah ke 15.070 per Dolar AS, Apa Saja Pemicunya?

7 jam lalu

Rupiah Diprediksi Melemah ke 15.070 per Dolar AS, Apa Saja Pemicunya?

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan nilai tukar rupiah pada hari ini akan kembali melemah.


Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

22 jam lalu

Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 1.411 pada hari ini. Kasus terbanyak disumbang oleh DKI Jakarta yaitu 580 orang.


Pengunjung Mal di Solo Naik Signifikan, Okupansi Tenant 100 Persen

1 hari lalu

Pengunjung Mal di Solo Naik Signifikan, Okupansi Tenant 100 Persen

Jumlah pengunjung di beberapa mal di Kota Solo meningkat signifikan seiring melandainya kasus Covid-19. Okupansi tenant turut naik.


Dolar AS Semakin Mentereng, Apa Mata Uang Terkuat di ASEAN Saat Ini?

2 hari lalu

Dolar AS Semakin Mentereng, Apa Mata Uang Terkuat di ASEAN Saat Ini?

Singapura, Brunei Darussalam, dan Malaysia menjadi tiga negara anggota ASEAN dengan mata uang terkuat setelah peristiwa penguatan dolar AS belakangan ini.


Kenali 11 Mata Uang Negara ASEAN sebelum Berwisata ke Asia Tenggara, Berapa Kurs Rupiahnya?

2 hari lalu

Kenali 11 Mata Uang Negara ASEAN sebelum Berwisata ke Asia Tenggara, Berapa Kurs Rupiahnya?

Sebelum leancong ke nagara Asia Tenggara, ketahui dulu 11 mata uang negara ASEAN berikut kurs mata uang dengan rupiah saat ini.


Bank Indonesia: Modal Asing Keluar Rp 3,53 T Pekan Ini, Terbanyak dari SBN

2 hari lalu

Bank Indonesia: Modal Asing Keluar Rp 3,53 T Pekan Ini, Terbanyak dari SBN

Bank Indonesia mencatat, aliran modal asing yang keluar dari pasar keuangan dalam negeri terjadi selama sepekan ini. Terutama dari pasar surat berharga negara (SBN).


Rupiah Masih Loyo di Tengah Kenaikan Suku Bunga, Ini Kata Ekonom

3 hari lalu

Rupiah Masih Loyo di Tengah Kenaikan Suku Bunga, Ini Kata Ekonom

Kemarin, BI mengerek suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin.


Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Sebut Tantangan Fiskal Usai Pandemi, Rupiah Kian Tertekan

3 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Sebut Tantangan Fiskal Usai Pandemi, Rupiah Kian Tertekan

Berita terpopuler pada Kamis, 22 September 2022, dimulai dari pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati soal tantangan fiskal usai pandemi.


Rupiah Kian Tertekan Hingga Tembus 15.000-an per Dolar AS, Gubernur BI: Mestinya Menguat

3 hari lalu

Rupiah Kian Tertekan Hingga Tembus 15.000-an per Dolar AS, Gubernur BI: Mestinya Menguat

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kian tertekan hingga hari ini, Kamis, 22 September 2022. Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate Bank Indonesia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sudah di level Rp 15.033 setelah kemarin di level Rp 15.011.


Kurs Rupiah Anjlok ke 15.023 per Dolar AS Meski BI Naikkan Suku Bunga, Kenapa?

4 hari lalu

Kurs Rupiah Anjlok ke 15.023 per Dolar AS Meski BI Naikkan Suku Bunga, Kenapa?

Rupiah melemah 0,17 persen atau 26 poin ke posisi 15.023 per dolar AS. Adapun indeks dolar AS pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,83 persen.