Sri Mulyani Ungkap Syarat Negara Bisa Keluar dari Tekanan Pandemi Covid-19

Menteri Keuangan Sri Mulyani saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 10 Juni 2021. Rapat tersebut membahas pagu indikatif Kementerian Keuangan dalam RAPBN 2022. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan saat ini seluruh bangsa dan negara di dunia sedang bergulat dengan pandemi Covid-19. Ia pun menyebut syarat negara bisa keluar dari tekanan pandemi.

"Mereka yang mampu keluar dari pandemi adalah mereka yang mampu merumuskan langkah-langkah di bidang kesehatan dan pemulihan ekonomi, serta mereka lah yang mampu terus menjaga kegotongroyongan dalam menghadapi situasi yang luar biasa ini," ujar Sri Mulyani dalam Upacara Hari Pajak, Rabu, 14 Juli 2021.

Ia mengatakan pajak menjadi simbol dari kegotongroyongan tersebut. Sebabnya, pada saat masyarakat kesulitan dan dunia usaha menghadapi malapetaka akibat Covid-19, negara memberi dukungan dan melindungi rakyat.

Negara memberikan insentif dan ruang untuk memulihkan kembali dunia usaha. Nantinya, pada saat perekonomian pulih kembali, pemerintah juga akan kembali melakukan tugas negara, yakni mengumpulkan penerimaan pajak untuk meneruskan usaha pembangunan Indonesia.

"Itu lah fungsi pajak dalam bahasa keuangan negara. Sebagai bagian dari keuangan negara, kita melakukan tugas alokasi distribusi dan stabilisasi. Maka, pada saat ini di peringatan hari pajak ini saya bergembira kita mengusung tema "Bersama Pajak Atasi Pandemi Pulihkan Ekonomi," tutur mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

Sri Mulyani mengenang kembali tahun 2020 ketika Covid-19 mulai merebak, APBN menjadi instrumen yang strategis dan penting untuk menangani pandemi dan melindungi masyarakat. APBN juga menjadi instrumen penting dalam memulihkan ekonomi.

"APBN yang luar biasa penting itu harus kita kelola pada saat penerimaan perpajakan turun 9 persen, pada saat penerimaan pajak kita turun 12 persen namun kita harus hadir untuk melindungi masyarakat untuk menangani Covid-19 dan membantu dunia usaha agar mereka bisa bertahan dan pulih kembali," ujar dia.

Memasuki tahun 2021 dengan harapan pemulihan, Sri Mulyani mengatakan Indonesia dihadapkan pada kondisi Covid-19 varian delta menyerang Indonesia. "Ini adalah suatu konsekuensi di dalam mengelola keuangan negara di dalam kondisi pandemi," tutur dia.

Ia mengatakan pemerintah terus berupaya memulihkan ekonomi dengan menggunakan segala daya upaya meskipun tengah berhadapan dengan virus. Karena itu, ia meminta jajaran Direktorat Jenderal Perpajakan tetap optimistis dan waspada dalam menjalankan tugasnya.

"Saya minta kepada seluruh jajaran DJP bahwa di dalam menjalankan tugas negara mengelola keuangan negara, mengelola penerimaan pajak, memberikan insetif pajak, dalam memulihka ekonomi kita, di dalam menjaga masyarakat, di dalam ikut mendukung langkah-langkah untuk penanganan pandemi, kita harus tetap berupaya dengan semangat optimistis, namun tidak berarti kita tidak waspada," tutur Sri Mulyani.

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut PPKM Darurat Bakal Diperpanjang hingga 6 Minggu, Ini Sebabnya






Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

2 jam lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

2 jam lalu

Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

Jumlah gula yang aman dikonsumsi per hari mungkin bergantung pada total asupan kalori, tingkat aktivitas, dan faktor lainnya.


Terpopuler: Luhut Sudah Pakai Mobil Listrik, PLN Batalkan Migrasi Kompor Listrik

3 jam lalu

Terpopuler: Luhut Sudah Pakai Mobil Listrik, PLN Batalkan Migrasi Kompor Listrik

Luhut menyatakan Presiden Joko Widodo alias Jokowi sudah memerintahkan para menteri menganggarkan pengadaan mobil listrik dalam APBN.


Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

14 jam lalu

Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

Ginekolog mengibaratkan memilih alat kontrasepsi, khususnya bagi wanita, seperti memilih suami. Artinya tergantung pada kecocokan.


Defisit APBN Tahun Depan 2,48 Persen, PKS Ingatkan Sri Mulyani soal Tumpukan Utang

14 jam lalu

Defisit APBN Tahun Depan 2,48 Persen, PKS Ingatkan Sri Mulyani soal Tumpukan Utang

Proyeksi defisit APBN ini lebih rendah dari rancangannya yang sebesar 2,85 persen.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

14 jam lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Banggar DPR Sepakat Anggaran Subsidi Energi Rp 211,9 Triliun, Ini Rinciannya

14 jam lalu

Banggar DPR Sepakat Anggaran Subsidi Energi Rp 211,9 Triliun, Ini Rinciannya

Alokasi subsidi energi tersebut terdiri atas subsidi bahan bakar minyak (BBM) tertentu dan LPG tabung 3 kilogram sebesar Rp 139,4 triliun.


Banggar DPR dan Sri Mulyani Sepakati RAPBN 2023, Defisit Rp 598,2 Triliun

15 jam lalu

Banggar DPR dan Sri Mulyani Sepakati RAPBN 2023, Defisit Rp 598,2 Triliun

Sri Mulyani mengatakan Rancangan APBN 2023 akan dibawa ke pembicaraan tingkat II untuk disetujui dalam sidang paripurna.


Jokowi Kesal Kekayaan Aspal di Buton Melimpah, tapi Malah Impor 5 Juta Ton per Tahun

17 jam lalu

Jokowi Kesal Kekayaan Aspal di Buton Melimpah, tapi Malah Impor 5 Juta Ton per Tahun

"Di sini (Buton) produksi malah tidak dijalankan, impor (aspal) terus," kata Jokowi dalam tayangan yang disiarkan Sekretariat Presiden.


Jokowi Sebut Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Naik Dua Kali Lipat

19 jam lalu

Jokowi Sebut Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Naik Dua Kali Lipat

Jokowi mengklaim jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Indonesia pada tahun 2022 meningkat hingga dua kali lipat jika dibandingkan tahun 2021