Hingga Juli, Realisasi Penerbitan Sukuk Negara Mencapai Rp 160,94 Triliun

Ilustrasi surat berharga. Pixabay

TEMPO.CO, JakartaPemerintah menyerap dana Rp12,5 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp51,1 triliun. 

"Hasil lelang sukuk ini melebihi target indikatif Rp11 triliun," dikutip dari keterangan pers dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang diterima di Jakarta, Selasa, 13 Juli 2021.

Jumlah dimenangkan untuk seri SPNS14012022 sebesar Rp1 triliun serta imbal hasil rata-rata tertimbang 3,09 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo 14 Januari 2022 ini mencapai Rp8,11 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 3,09 persen dan tertinggi 4,5 persen.

Untuk seri PBS027, jumlah dimenangkan mencapai Rp6,2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,26824 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Mei 2023 ini mencapai Rp15,44 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 4,23 persen dan tertinggi 4,45 persen.

Untuk seri PBS017, jumlah dimenangkan mencapai Rp2,4 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,28996 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2025 ini mencapai Rp10,5 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 5,25 persen dan tertinggi 5,42 persen.

Untuk seri PBS029, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,05 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,54975 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo 15 Maret 2034 ini mencapai Rp8,62 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,5 persen dan tertinggi 6,95 persen.

Untuk seri PBS028, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,85 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,22903 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2046 ini mencapai Rp5,33 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,2 persen dan tertinggi 7,3 persen.

Pemerintah tidak memenangkan penawaran sukuk dari seri PBS004 mengingat lelang sudah melebihi target indikatif, meski permintaan masuk mencapai Rp3,08 triliun. Dengan lelang tersebut, maka realisasi penerbitan sukuk negara hingga Januari-Juli 2021 telah mencapai Rp160,94 triliun.

BACA: Selama 2021, BEI Catat 35 Emisi Obligasi dan Sukuk Senilai Rp 39,43 T






Aprindo Sebut BPDPKS Punya Utang Rp 300 Miliar ke Retail untuk Minyak Goreng Murah

8 jam lalu

Aprindo Sebut BPDPKS Punya Utang Rp 300 Miliar ke Retail untuk Minyak Goreng Murah

Utang itu berasal dari selisih harga keekonomian minyak goreng dengan harga jual. Pemerintah meminta peretail menjual minyak goreng murah.


Sri Mulyani Sebut APBN Surplus Rp 107,4 Triliun di Tengah Guncangan

8 jam lalu

Sri Mulyani Sebut APBN Surplus Rp 107,4 Triliun di Tengah Guncangan

Sri Mulyani mengklaim pemerintah berhasil menjaga keuangan negara tetap surplus hingga bulan lalu.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

14 jam lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


Mobil Bekas Jokowi Isuzu Panther Bonet Dilelang, Open Bid Rp 300 Juta

18 jam lalu

Mobil Bekas Jokowi Isuzu Panther Bonet Dilelang, Open Bid Rp 300 Juta

Mobil bekas Presiden Jokowi yang dilelang tersebut adalah Isuzu Panther Bonet tahun 1995 warna green metallic. Berikut ulasan lengkapnya:


OJK Beberkan Syarat Pertahanan 3 Lapis Agar Industri Jasa Keuangan Tetap Sehat

1 hari lalu

OJK Beberkan Syarat Pertahanan 3 Lapis Agar Industri Jasa Keuangan Tetap Sehat

OJK mendorong penguatan pertahanan tiga lapis untuk mewujudkan industri keuangan yang sehat, tumbuh, serta mengutamakan perlindungan konsumen.


Pemerintah Siapkan Anggaran untuk 3.256 Mahasiswa di LPDP 2023

4 hari lalu

Pemerintah Siapkan Anggaran untuk 3.256 Mahasiswa di LPDP 2023

Pemerintah juga memastikan anggaran untuk 7.047 mahasiswa yang sudah menerima beasiswa LPDP saat ini.


Inilah 5 Alasan Mengapa Negara Perlu Berutang

4 hari lalu

Inilah 5 Alasan Mengapa Negara Perlu Berutang

Berbagai negara dari yang berkembang hingga maju pun memiliki utang. Lantas yang menjadi pertanyaan, mengapa suatu negara perlu untuk berutang?


Inilah Daftar 10 Negara Pemberi Utang Terbesar ke Indonesia

4 hari lalu

Inilah Daftar 10 Negara Pemberi Utang Terbesar ke Indonesia

Statistik Utang Luar Negeri Indonesia edisi September 2022 mencatat setidaknya ada 21 negara yang saat ini telah memberikan pinjaman ke Indonesia.


Rupiah Terus Melemah, Ekonom: Beban Bunga Utang Akan Meningkat Tajam Tahun Depan

4 hari lalu

Rupiah Terus Melemah, Ekonom: Beban Bunga Utang Akan Meningkat Tajam Tahun Depan

Pelemahan kurs rupiah yang berlanjut menjadi beban terhadap pembayaran bunga utang luar negeri.


Sebut Utang PLN Turun Rp 93 T, Erick Thohir: Berkat Dorongan Kami dan Pengawasan DPR

4 hari lalu

Sebut Utang PLN Turun Rp 93 T, Erick Thohir: Berkat Dorongan Kami dan Pengawasan DPR

Erick Thohir menegaskan percepatan pembayaran utang tersebut sebagai bagian dari menyehatkan arus kas PLN.